Panitia Festival Film Indie 2017 Undang Sineas

@Rayapos | Bandarlampung: Panitia Festival Film Indie Lampung 2017 mengundang para peserta sineas muda di Lampung dan daerah lain untuk berpartisipasi mengirimkan karya film pendek untuk dikompetisikan.

Menurut Nesa Nugraha, Ketua Umum Unit Kegiatan Mahasiswa Darmajaya Computer and Film Club (UKM DCFC) Institut Informatika dan Bisnis Darmajaya sebagai panitia Festival Film Indie Lampung (FFIL) 2017, di Bandarlampung, Sabtu , untuk pendaftaran peserta festival film indie ini sudah dibuka sejak 1 Januari hingga 25 Maret 2017 mendatang.

“Silakan kirimkan karya terbaik film indie bagi para sineas muda di Lampung dan daerah lain di Indonesia,” katanya lagi.

Berkaitan pelaksanaan FFIL 2017 itu, panitia telah menggelar roadshow sebagai rangkaian jelang puncak festival yang akan dilaksanakan April mendatang.

UKM DCFC IBI Darmajaya menggelar roadshow Festival Film Indie Lampung 2017 ke beberapa sekolah di daerah ini.

Menurut Nesa Nugraha, Ketua Umum UKM DCFC, roadshow itu antara lain telah dilaksanakan di SMAN 1 Pringsewu pada akhir pekan lalu, bertujuan untuk memberikan referensi dan menyosialisasikan FFI Lampung 2017 kepada sineas-sineas Lampung dihadiri oleh para siswa dari 6 SMA/SMK di Pringsewu, yaitu SMA Negeri 2 Pringsewu, SMK Gadingrejo Pringsewu, SMA Negeri 1 Gadingrejo, SMA Yadika Pringsewu, SMA Muhammadiyah Pringsewu, dan SMA Negeri 1 Sukaharjo Pringsewu.

Kegiatan Roadshow FFI Lampung 2017 itu dibuka oleh Drs Supriyanto, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMAN 1 Pringsewu, didampingi Nesa Nugraha, Ketua Umum UKM DCFC. Pemateri dalam roadshow ini adalah Dede Safara Wijaya, sutradara yang juga Pengurus Dewan Kesenian Lampung.

Dede Safara adalah seorang sutradara, dengan salah satu karya film terbarunya berjudul “Sinjang Tapis”.

Salah satu peserta dari SMA Negeri 1 Pringsewu, Tegar Fariz Novansyah mengaku setelah mengikuti roadshow UKM DCFC, ia termotivasi membuat film. Ia bersama teman-temannya juga tertarik untuk berkompetisi pada FFI Lampung 2017 yang digelar UKM DCFC tingkat nasional pada April mendatang.

Dalam Roadshow FFI Lampung 2017 itu, film yang ditayangkan adalah 8 film pendek, yaitu 1 film karya UKM DCFC yang berjudul “Progress”, dan 7 film peserta Festival Film Indie Lampung 2016 yang diadakan oleh UKM DCFC yaitu “Andaliman”, “Bubar Jalan”, “Tunas”, “Dijawab”, “Mimilan Mintuna”, “Nomophobia”, dan “Makmum”.

UKM DCFC juga menayangkan film dari SMAN 1 Pringsewu.

“Mudah-mudahan dengan diadakan Roadshow FFI Lampung 2017 ini dapat memberikan inspirasi serta motivasi kepada pelajar, agar dapat berkarya yang lebih baik lagi, dan dapat bersaing di kancah nasional,” ujar Dede Safara Wijaya pula.

Dede Safara mengatakan pula bahwa banyak faktor yang menentukan film dapat dikatakan berkualitas. Tapi biasanya, sutradara adalah orang pertama yang disebutkan bila film itu bagus atau tidak.

“Sutradara memiliki tugas dan tanggung jawab yang berat. Meski begitu, sutradara jangan egois, ide cerita dan proses pembuatan film sebaiknya didiskusikan bersama seluruh tim. Sutradara juga sebaiknya mampu mengenali kemampuan dirinya sendiri, dan mengerti semua proses dalam pembuatan film,” ujarnya lagi.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Pengembangan Sumber Daya IBI Darmajaya Muprihan Thaib SSos MM mengapresiasi dan mendukung Roadshow FFI Lampung 2017 yang dilaksanakan UKM DCFC ke beberapa sekolah di Lampung.

Ia juga mengajak sineas muda di Lampung untuk ikut berpartisipasi dalam FFI Lampung 2017. “Saya berharap kegiatan tersebut dapat memotivasi para pelajar untuk aktif dan kreatif berkarya melalui sebuah film. Melalui film, para sineas bisa menyampaikan ide, pemikiran, mengenalkan keindahan alam, kebudayaan, dan menyampaikan pesan moral,” katanya lagi.

Menurut Muprihan, prestasi bisa diraih tak hanya di bidang akademik tetapi juga nonakademik. Karena itu, Darmajaya mendukung dan memfasilitasi minat bakat mahasiswa melalui beragam organisasi kemahasiswaan.

“Tak hanya rutin menggelar festival film tingkat nasional, UKM DCFC juga kerap kali meraih prestasi pada berbagai ajang bergengsi, di antaranya juara I Lomba Film Pendek Badan Narkotika Nasional tahun 2016, serta juara III dan favorit Festival Film Islami IAIN Lampung tahun 2016,” pungkasnya.

Comments

comments

LEAVE A REPLY