Pantai Parangtritis (Foto: wisata-jogja.net)

@Rayapos | Jakarta – Pantai Parangtritis yang berada di wilayah Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta masih menjadi obyek wisata andalan bagi wilayah itu. Selama libur akhir tahun ini, Pantai Parangtritis dikunjungi 24.500 wisatawan dari berbagaai daerah.Dari jumlah pengunjung yang membludak itu, Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul meraup pendapatan dari retribusi sebesar Rp165,3 juta.

“Pantai Parangtritis masih menjadi andalan Bantul dan tujuan favorit wisatawan baik lokal maupun luar daerah, dan kalau berkunjung ke Yogyakarta itu belum lengkap kalau tidak ke Parangtritis,” kata Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata Bantul Ni Nyoman Yudiriani di Bantul, Selasa (2/1/2018).

Obyek wisata favorit berikutnya yang juga diserbu pengunjung di wilayah Bantul adalah pantai Samas. Menurut catatan Nyoman, jumlah kunjungan dan retribusi yang terhimpun selama musim libur akhir tahun di Pantai Samas mencapai 9.600 orang dengan pendapatan Rp55,2 juta, disusul TPR Pantai Kuwaru sebanyak 6.100 orang dengan pendapatan Rp35 juta.

Nyoman mengatakan, meski demikian, jumlah kunjungan wisatawan ke Bantul pada libur Tahun Baru 2018 yang tercatat sebanyak 46.327 orang itu menurun dibanding kunjungan wisatawan pada libur 1 Januari 2017 yang sebanyak 54.745 orang.

Secara keseluruhan jumlah kunjungan wisatawan di wilayah Bantul tercatat 46.327 wisatawan. Mereka tersebar mengujungi tujuh destinasi wisata di daerah tersebut pada 1 Januari atau libur Tahun Baru 2018.

“Pengunjung di tujuh titik objek wisata Bantul pada libur Tahun Baru sebanyak 46.327 wisatawan dengan perolehan pendapatan wisata sebesar Rp290,8 juta,” kata Nyoman.

Ketujuh objek wisata itu dikenakan retribusi masuk, antara lain Pantai Parangtritis, Pantai Samas, Pantai Pandansimo, Pantai Kuwaru dan Pantai Gua Cemara, kemudian wisata Gua Selarong dan Gua Cerme.

Nyoman mengatakan, jumlah kunjungan wisatawan ke Bantul pada libur Tahun Baru 2018 yang tercatat sebanyak 46.327 orang itu menurun dibanding kunjungan wisatawan pada libur 1 Januari 2017 yang sebanyak 54.745 orang.

“Penurunan tingkat kunjungan pada tahun baru itu karena kemarin (libur Tahun Baru 2018) terjadi kemacetan panjang di jalur wisata khususnya arah Pantai Parangtritis, sehingga yang dapat masuk dan tercatat di TPR tidak maksimal,” katanya.

Ia mengatakan, karena kondisi kemacetan lalu lintas hingga di depan TPR pantai itu, maka ada kebijakan `pelolosan` atau membiarkan wisatawan masuk gerbang tanpa membeli tiket, agar kepadatan arus wisatawan bisa terurai.

“Karena macet total saat libur Tahun Baru kemarin, wisatawan diloloskan masuk, yang diloloskan masuk objek tidak terhitung, namun kalau waktunya kurang lebih satu jam ada, itu demi kelancaran lalu lintas,” katanya.

Comments

comments