Menko Polhukam Wiranto (kanan) bersama Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko (kiri) (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

@Rayapos | Jakarta – Menko Polhukam Wiranto memaparkan capaian kerja pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla dalam 4 tahun terakhir. Menurutnya, saat kondisi ekonomi global melemah, ekonomi Indonesia mampu tumbuh di atas 5 persen.

“Ngomongin pertumbuhan ekonomi, saat banyak negara pertumbuhan ekonominya minus, Indonesia bertahan di angka 5,1 dan 5,2,” ucap Wiranto di Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, Kamis (25/10/2018).

Baca juga:

Sam Aliano: Kalimat Tauhid Sengaja Dipasang HTI untuk Menipu Publik

Dishub DKI Bakal Tertibkan Pemasangan Stiker Caleg Di Kaca Angkot

Ia menegaskan, data yang disampaikannya valid. Sumber data pun jelas yakni berdasarkan kajian pakar-pakar ekonomi di Tanah Air.

“Ini bukan data dari langit, tapi hasil usaha keras pakar ekonomi kita agar pertumbuhan ekonomi tidak merosot saat krisis di dunia. Ini terus dilakukan dalam kondisi dunia seperti ini pembangunan tetap berjalan,” kata Wiranto.

Wiranto mengatakan, selain pertumbuhan ekonomi, pembangunan di bidang pendidikan, kesehatan, dan pariwisata berjalan dengan baik. Hal itu merupakan dampak kondisi dan stabilitas keamanan yang baik.

“Pembangunan infrastruktur terus berjalan, pendidikan, kesehatan, pariwisata terus berjalan tidak mudah dengan APBN terbatas mengatur agar pembangunan terus berjalan, terutama pembangunan ekonomi,” katanya.

Dalam empat tahun pemerintahan Jokowi-JK, Wiranto mengatakan Kemenko Polhukam berupaya menjaga kondisi politik di Indonesia tetap stabil. Terutama memasuki tahun politik untuk pelaksanaan Pemilu 2019.

“Yang pasti bahwa kita berusaha menciptakan prakondisi stabil, politik stabil, hukum dapat ditegakkan dengan baik kemudian keamanan juga dapat kita jaga stabilitasnya,” jelas Wiranto.

Diketahui, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), IDI 2016 di tingkat nasional berada pada angka 70,09 dari 100. Angka ini menurun dibandingkan IDI 2015 yang berada pada angka 72,84 dan IDI 2014 sebesar 73,04.

BAGIKAN