Pembuatan patung kayu di Bali (Foto: Istimewa)

@Rayapos.com | Jakarta :  Bali sebagai destinasi wisata kelas dunia memiliki banyak ragam cenderamata. Salah satu jenis cenderamata yang digemari turis mancanegara adalah patung.

Tak hanya  laris dijual sebagai cenderamata di daerah asalnya, ternyata patung Bali juga menjadi salah satu jenis komoditi  yang paling banyak diekspor ke luar negeri.

Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Propinsi Bali mencatat,  ekspor patung kayu selama bulan September  mencapai 3,73 juta  dolar AS.  Itu artinya ada peningkatan sebesar 87.107 dolar AS atau 2.37 persen dibanding bulan yang sama tahun sebelumnya (September 2016) yang tercatat 3,64 juta dolar AS.

Komoditas hasil usaha industri kecil dan kerajinan rumah tangga itu mampu memberikan kontribusi sebesar 8,46 persen dari nilai total ekspor Bali sebesar 44,15 juta dolar AS selama bulan September 2017.

Dibandingkan bulan sebelumnya, total nilai ekspor Bali tersebut meningkat 1,08 juta dolar AS atau 2,51 persen. Bulan lalu nilai ekspor  tercatat 43,07 juta dolar AS. Namun dibanding bulan yang sama tahun sebelumnya meningkat 3,64 juta dolar AS atau 8,99 persen, karena September 2016 meraih 40,51 juta dolar AS.

Amerika Serikat menjadi  pasar potensial karena  menyerap paling banyak aneka jenis patung dari Bali yakni sebesar 22,43 persen. Sementara  Australia menyerap 10,73 persen, Jerman 6,87 persen, Jepang 2,09 persen, Brazil 2,76 persen, Singapura 1,61 persen, China 0,73 persen, Prancis 1,66 persen dan Thailand 1,8 persen.

Sedangkan sisanya 49,52 persen menembus berbagai negara lainnya di belahan dunia, karena karya seni hasil sentuhan seniman dan perajin Bali sangat diminati konsumen mancanegara.

BAGIKAN