Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto

@Rayapos | Jakarta – PDI Perjuangan menilai iklan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang tayang di bioskop tak mengandung unsur kampanye. Iklan tersebut dinilai membawa hal yang baik bagi masyarakat.

“Ini hal biasa dilakukan dalam demokrasi kita semakin matang. Jadi yang mengkritik itu melihat ke dalam, melihat kepentingan bangsa dan negara. Selama itu membawa hal yang baik bagi rakyat, kenapa tidak?,” kata Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto di Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (13/9/2018).

Baca juga:

Gadis Cantik Diperkosa Bergilir Selama 14 Hari di Hutan Pinus

Benarkah Prabowo Dukung Khilafah? Begini Pengakuannya

Prabowo Cium Tangan Istrinya Gus Dur

Sekretaris TKN Jokowi-Ma’ruf itu memastikan tidak ada unsur kampanye di iklan tersebut. Salah satunya tidak ada ajakan untuk mencoblos pasangan Jokowi-Ma’ruf.

“Itu kan tidak ada permintaan mencoblos, tidak ada permintaan. Gambar KH Ma’ruf juga kan nggak ada di situ,” kata Hasto.

“Kita menyampaikan salah satu komitmen Pak Jokowi membangun kedaulatan di bidang pangan, itu untuk menginformasikan kepada rakyat ini loh pajak-pajak rakyat seperti apa, itu kan sebagai hal positif,” sambungnya.

Bawaslu sendiri akhirnya turun tangan dalam persoalan itu. Bawaslu juga akan mengkaji iklan tersebut.

“Kita harus mengkaji lebih lanjut, kami juga belum tahu konteksnya seperti apa tapi kita liht lagi nanti,” kata Ketua Bawaslu Abhan di kantornya, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (13/9/2018).

BAGIKAN