Pelaku Pesta Seks Gay di Cipanas Gunakan Aplikasi Ini

@Rayapos | Jakarta – Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Cianjur mengamankan lima orang yang diduga melakukan pesta seks sesama jenis (gay) di vila kawasan Cipanas, Cianjur, Jawa Barat.

Berdasarkan informasi pelaku, pesta seks yang dilakukan tersebut awalnya bermula dari perkenalan mereka melalui aplikasi kencan gay, Blued yang cukup populer di Indonesia. Namun, seperti apakah aplikasi ini? yuk semak penjelasannya.

Baca Juga : Polres Cianjur Grebek Pesta Seks Gay di Cipanas

Seperti dilansir laman resmi Blued.cn, Senin (15/1), aplikasi Blued ini ternyata memang mirip dengan Grindr (aplikasi kencan yang populer di dunia). Blued diciptakan oleh Geng Le dan dikembangkan oleh Blue City Holdings di Tiongkok pada 2012.

Sama halnya dengan aplikasi kencan gay lainnya, Blued tersedia di App Store dan Google Play Store. Tercatat, lebih dari 27 juta pengguna (dengan usia 18 tahun ke atas) bergabung dengan aplikasi yang identik dengan warna biru ini.

Secara fungsi, pengguna bisa mencari teman baru dan chatting di dalam aplikasi. Pengguna bahkan bisa mem-posting status, foto, check in lokasi hingga melakukan live streaming layaknya sebuah media sosial. Sayang fungsinya disalahgunakan sebagai sarana seksual.

Dalam segi bisnis, Blued bisa dibilang agresif. mereka sempat mengantongi kucuran dana USD4,6 juta atau sekitar Rp60,4 miliar dari investor yang enggan disebutkan namanya.

Baca Juga : Pesta Gay di Cipanas, Pemuda 17 Tahun Juga Ikutan

Comments

comments

BAGIKAN