Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno

@Rayapos | Jakarta – Pencopotan mantan Wali Kota Jakarta Timur Bambang Musywardana, mengagetkan. Wali Kota peraih Dwija Praja Nugraha itu dipensiunkan via chat pada 5 Juli 2018 lalu.

Pemberhentian dengan cara itu mengundang pertanyaan. Apakah mantan walikota terbaik sejak era Foke itu sudah mendapatkan SK pensiun atau langsung diberhentikan.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno belum bisa memberikan penjelasan secara detail mengenai kabar tersebut. Ia menyarankan untuk memepertanyakan hal ini kepada pihak Badan Kepegawaian Daerah (BKD).

“Detailnya tanya sama BKD, karena pak Bambang kan salah satu wali kota terbaik, dan saya sudah sampaikan itu kesayangannya pak Anies. Tapi kan sudah pensiun, tinggal itungannya bulan atau minggu,” kata Sandiaga di Balaikota, Jakarta Pusat, Selasa (17/7/2018).

Baca juga:

30 Hari Menuju Asian Games, Anak Jalanan Masih Penuhi Kawasan GBK.

MotoGP: Rossi ‘Pede’ Bisa Raih Gelar Juara Kesepuluh

Lebih lanjut Sandi menegaskan, pemberhentian Wali Kota Jakarta Timur sudah sesuai prosedur. Terlebih semua pihaknya memiliki hubungan baik dengan Wali Kota dan sejumlah pimpinan SKPD.

“Semua sesuai ketentuan, kita punya hubungan baik baik wali kita, kepala dinas, mereka bertugas dengan baik dan saya ucapkkan terima kasih,” ungkapnya.

Masih soal pemberhentian melalui saluran Whats Up, Sandiaga Uno malah menyebut hal itu “zaman now” dan memanfaatkan teknologi perpesanan era kini.

“Zaman now ya, menurut saya selama sesuai dengan ketentuan dan prosedur dijalankan sesuai apa yang sudah digariskan melaui sistem personalia di DKI, sistem pembangunan human capital SDM yang secara baku di DKI itu dilakukan secara ketentuan,” jelasnya.

Kendati demikian, Sandi mengaku tidak melihat hal itu secara personal atau emosional, baik dirinya maupun Gubernur Anies Baswedan. Apalagi pihaknya telah mengumumkan jauh-jauh hari terkait rotasi dan mutasi jabatan.

“Assessmentnya, terbuka juga waktu itu ngundang wartawan di puncak dua hari, bahwa ini awal dari akan adanya rotasi penyegaran, jadi gaada yang surprise sih. Semuanya kan dipastikan demi Jakarta yang kita harap lebih baik ke depannya,” pungkasnya.

BAGIKAN