Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan di kawasan Monas, Jakarta Pusat

@Rayapos | Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid menghadiri kegiatan kampanye nasional pencegahan stunting yang di gelar dikawasan Monumen Nasional (Monas) Gambir Jakarta Pusat, Minggu pagi (16/9/2018).

Dalam sambutannya, Anies mengatakan masalah gizi kronis pada 1.000 hari pertama kehidupan bisa berdampak pada stunting atau bertubuh pendek.

Baca juga:

Bocah SD Karawang Ditemukan Tewas, Setelah Hilang 2 Hari

MA Bolehkan Bekas Koruptor Nyaleg, KPU Punya Waktu 90 Hari

Kios Panci Penyebab Kebakaran di Pasar Grogol

Menurut Anies, kasus stunting yang ada di Indonesia, khususnya di Ibu Kota Jakarta merupakan salah satu masalah mendasar yang perlu ditangani secara tuntas dengan baik.

“Masalah stunting ini (adalah) satu dari sekian banyak deretan masalah ketimpangan. Jadi, kita ingin dari pemerintah pusat juga ada dukungan, kita bereskan sama-sama faktor yang menyebabkan kemiskinan lintas generasi. Jika hari ini di Jakarta ada 27 persen (kasus stunting), insya Allah untuk berikutnya lagi, Jakarta sudah bebas stunting,” kata Anies.

Ia meminta masalah ini diselesaikam bersama secara serius, untuk memastikan bahwa intervensi gizi sensitif itu bisa secara serius dituntaskan.

Pihaknya juga menyambut baik deklarasi Kampanye Nasional Pencegahan Stunting menjadi titik awal penyadaran masyarakat mengenai bahaya stunting dan pencegahannya.

“Jakarta menyambut baik dan mendukung kempanye stunting, kita menyadari ini adalah masalah yang paling mendasar yang harus dibereskan. Memang stanting diperkotaan datanya lebih rendah dibadinding diplosok tetapi ini adalah masalah kita semua,” kata Anies

Acara turut dihadiri oleh Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko, Menteri Kesehatan Nila Djuwita F.Moeloek, Gubernur Banten Wahid Halim

Sementara itu Moeldoko dalam sambutannya mengingatkan ibu – ibu yang hadir pada acara itu untuk tetap memperhatikan kesehatan anak – anak merka agar terhindar dari stunting agar kedepanya Indonesia memiliki generasi yang berkualitas.

“Pentingnya anak – anak kita untuk diberikan ASI, gizinya diperhatikan karena usia emas itu dibangun pada saat ibu – ibu hamil dan anak kita berusia dua tahun. Kalau kita salah mengelolanya anak kita bisa stunting,” ucap Moeldoko.

BAGIKAN