Ilustrasi

@Rayapos | Jakarta – Pemprov DKI Jakarta Jakarta bakal mengumumkan perubahan Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun 2019, pada Jumat 26 Oktober 2018 mendatang. Hal ini sesuai perkataan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Dia mengatakan hari ini (24/10) Dewan Pengupahan Provinsi DKI Jakarta baru menggelar rapat untuk menetapkan jumlah UMP 2019 yang nantinya akan direkomendasikan kepada Gubernur.

Baca juga:

Setelah Bertemu Prabowo Youtuber Ini Kaget, Simak Ceritanya

GP Ansor Tolak Keras Bendera HTI Disamakan dengan Bendera Tauhid

“Jadi kemungkinan hari Jumat besok akan diumumkan UMP 2019. UMP hari ini sedang rapat, jadi kita lihat hasilnya baru nanti kita putuskan,” kata Anies Baswedan, di Hotel Le Meridien, Jakarta, Rabu (24/10/2018).

Adapun besaran kenaikan upah minimum provinsi (UMP) 2019 direncanakan sebesar 8,03 persen sesuai dengan peraturan pemerintah nomor 78 tahun 2015. Sebab sebelumnya Kementerian Tenaga Kerja telah menetapkan UMP naik sebesar 8,03 persen pada 2019.

Jika mengacu kenaikan UMP 2019 yakni 8,03 persen maka besaran UMP 2019 di DKI Jakarta akan mendekati angka Rp 4.000.000, tepatnya Rp 3.940.972.

Bila dihitung secara kasar, maka Rp 3.648.035 x 8,03% = Rp 292.937. Kemudian 3.648.035 + Rp 292,937 = Rp 3.940.972.

Sementara itu dari jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat. Tetaptnya di depan Balaikota DKI Jakarta. Ratusan elemen buruh menggunakan sepeda motor tengah bersiap-siap menggelar aksi unjuk rasa jelang pengumuman UMP.

Namun sekitar pukul 15.07 sebelum unjuk rasa dimulai ratusan buruh berseragam merah hitam ini bubar satu persatu meninggalkan lokasi.

BAGIKAN