Ilustrasi hasil tes CPNS

@Rayapos | Jakarta – Pemprov DKI Jakarta telah memverifikasi pelamar yang mendaftar pada lowongan Pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Sebanyak 25.906 pelamar dinyatakan lulus seleksi.

“Berdasarkan hasil verifikasi, sebanyak 25.906 pelamar yang memenuhi syarat dan lulus seleksi administrasi CPNS Pemprov DKI Jakarta,” kata Pelaksana tugas (Plt) Badan Kepegawaian Daerah Budihastuti di Balaikota Jakarta Pusat, Selasa (23/10/2018).

Baca juga:

Jokowi Bagi Sertifikat di Jaksel, Eh Lapangannya Becek

Erdogan: Khashoggi Dibantai Keji dan Direncanakan

Dia menjelaskan, ada sekitar total pelamar CPNS Pemprov DKI Jakarta sebanyak 33.773 orang. Dari total pelamar yang lulus seleksi administrasi tersebut, 43 orang di antaranya penyandang disabilitas dan 194 orang merupakan eks tenaga honorer kategori 2.

“Hasil seleski administrasi diumumkan pada 22 Oktober 2018 melalui Pengumuman Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta Nomor 8 Tahun 2018 yang dapat diakses pada situs bkd DKI,” ucapnya.

Sebagian besar penyebab pelamar tidak lulus seleksi administrasi, antara lain ijazah, transkrip nilai, surat lamaran, surat pernyataan, KTP, Toefl, STR, Ban PT tidak terlampir, Nilai IPK, Nilai Toefl kurang dari yang dipersyaratkan dan Pendidikan tidak sesuai dengan formasi yang dibutuhkan.

Sementara itu, peserta yang dinyatakan Lulus Seleksi Administrasi wajib mengikuti ujian CAT Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).

Detail informasi waktu dan lokasi ujian CAT akan diumumkan kemudian melalui situs bkddki.jakarta.go.id. Pemprov DKI Jakarta juga membuka pelayanan pengaduan masyarakat melalui situs [email protected] mulai tanggal 23 Oktober 2018 sampai dengan 29 Oktober 2018.

Berdasarkan Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Pemprov DKI Jakarta mendapat alokasi formasi CPNS Tahun 2018 sebanyak 3.244.

Pemprov DKI Jakarta lantas membuka lowongan Pengadaan CPNS melalui Pengumuman Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta Nomor 5 Tahun 2018 pada 25 September 2018 dan Pengumuman Nomor 6 Tahun 2018 pada 3 Oktober 2018.

BAGIKAN