ilustrasi

@Rayapos | Jakarta – Pelaku pembobol Kantor Biro Multimedia Divisi Humas Polri, yang berhasil diamankan kepolisian, mengaku tidak tahu bahwa tempat yang menjadi target perampokannya adalah kantor polisi.

Hal itu disampaikan oleh Karopenmas Divhumas Mabes Polri, Brigjen Pol Mohammad Iqbal, saat ditemui di Polda Metro Jaya, Rabu (20/12/2017) hari ini.

“Sebenarnya simbol kepolisian itu (di kantor Humas Polri) sedikit disitu. Terus yang pertama itu kan baru, belum tersosialisasi. Bukan di komplek Mabes Polri itu,” ujarnya.

Menurutnya, ada beberapa petugas yang berjaga ketika peristiwa tersebut terjadi, namun pihaknya akan mengevaluasi lagi penjagaan di sana dan akan meningkatkan keamanan di kantor tersebut.

“Kami akan kembangkan. Kami akan evaluasi sistem pengamanan disitu, kan disitu ada piket 24 jam,” terangnya.

Iqbal menyebut, saat ini baru dua pelaku yang diamankan, dan akan melakukan pengembangan untuk mencari tahu apakah ada pelaku lainnya yang terlibat dalam aksi perampokan tersebut.

Seperti diketahui, kedua pelaku yang bernama Murdjoko dan Lukito nekat untuk mencuri sebuah komputer iMac di kantor Biro Multimedia Divisi Humas Polri di Jakarta Selatan pada Jumat 15 Desember 2017.

Kemudian keduanya pergi ke Pasar Item Jatinegara untuk menjual kepada penadah, yakni Ahmad Simbolon yang membeli komputer tersebut seharga Rp 5.500.000.

Editor: Danang

Comments

comments