Ilustrasi (Foto: Getty Image)

@Rayapos | Jakarta –  Maag kumat di malam hari itu benar-benar menyiksa. Pasalnya, jika asam lambung naik saat anda harus tidur, membuat ulu hati terasa makin nyeri.

Belum lagi rasa terbakar akan sangat mengganggu istirahat malam anda.

Perlu diketahui, bagi anda penderita gangguan lambung, sangat disarankan untuk menghindari  tidur dengan posisi telentang. Mengapa?

Menurut ahli Gastroenterologi dari RSCM, dr Ari Fahrial Syam, SpPD, KGEH, MMB, FINASIM, FACP, tidur telentang tanpa bantal, apalagi setelah makan, dapat membuat asam lambung berbalik arah menuju kerongkongan.

Lalu bagaimana sebaikya posisi tidur jika maag sedang kambuh? Berikut beberapa posisi tidur yang disarankan dan dapat membuat anda tidur nyaman saat maag sedang kumat;

1. Naikkan kepala Anda sekitar 6-8 inci untuk mencegah asam lambung naik ke arah esofagus.

2. Hindari posisi telentang, terutama apabila anda mengalami obesitas, karena tekanan yang besar dari perut akan menekan lambung Anda dan memaksa isinya untuk naik ke atas.

3. Jangan tidur dengan posisi miring ke arah kanan. Hal ini akan membuat otot pintu esofagus menjadi lemah sehingga asam lambung akan dengan mudah naik ke atas.

4. Tidurlah dengan posisi miring ke kiri. Sesuai dengan penelitian, posisi ini merupakan posisi terbaik untuk para pemilik sakit maag.

5. Gunakanlah baju yang longgar/tidak ketat ketika tidur. Pasalnya, baju yang ketat akan menekan lambung sehingga memudahkan asam lambung naik.

6. Janganlah langsung tidur setelah makan. Tunggulah sekitar 3-4 jam setelah makan sebelum Anda tidur. Hal tersebut akan memberi kesempatan kepada lambung untuk mencerna makanan sehingga makanan yang Anda konsumsi akan turun ke usus dan membuat kondisi lambung menjadi kosong. Hal ini akan mengurangi kemungkinan naiknya asam lambung pada saat tidur.