Narkotika (Foto : Rayapos)

@Rayapos | Jakarta – Sejumlah ilmuwan dari  School of Basic Medical Sciences and Institutes of Brain Science di Fudan University, Shanghai, China, berhasil menemukan metode baru yang memungkinkan seseorang mampu mengatasi atau menghentikan kecanduan narkotika dan obat-obatan berbahaya lainnya.

Hasil  penelitian itu telah dipublikasikan oleh lembaga peneliti BMC Biology yang berbasis di Inggris.

Penelitian itu dilakukan berdasarkan pada kenyataan bahwa kebanyakan pengguna yang sudah tobat mengalami kecanduaan lagi.

Ini bisa terjadi karena saat proses detoksifikasi yang dilakukan dalam kondisi tertentu, ingatan tentang narkotika itu justru muduh muncul dalam benak pengguna. Dengan demikian, kondisi itu sangat mungkin merangsang keinginannya untuk kembali menggunakan barang terlarang itu.

Dari pengamatan tersebut, para peneliti menyimpulkan bahwa seseorang bisa kecanduan lagi akibat dipicu oleh situasi lingkungan dan kondisi kejiwaan.

Baca juga : 
Dhawiya Zaida Digerebek Narkoba, Warganet Ramai Komentari Instagramnya
Roro Fitria Menyesal Pakai Narkoba, Curhat ke Sunan Kalijaga
Gunakan Narkoba, Fachri Albar Mengaku Karena Depresi

Tim ilmuwan kemudian melakukan eksperimen terhadap tikus yang dikondisikan seperti pengguna yang kecanduan narkotika. Dari penelitian tersebut, ditemukan satu mekanisme saraf yang bisa membangkitkan ingatan seseorang agar menjauhi narkoba karena perubahan lingkungan. Mekanisme tersebut bisa menghindarkan seseorang untuk kecanduan lagi karena faktor lingkungan.

Meski berdampak positif, eksperimen tersebut masih belum menjamin dapat bekerja dengan baik di dunia nyata karena menjauhi narkoba membutuhkan proses yang komprehensif dan kompleks.

BAGIKAN