Terdakwa dr Helmi saat sidang vonis di Pengadilan Jakarta Timur, Selasa (7/8/2018)

@Rayapos | Jakarta – Terdakwa penembakan dr Letty Sultri, yakni dr Ryan Helmi divonis hukuman penjara seumur hidup. Hakim menyatakan, Helmi terbukti membunuh dengan perencanaan, pasal 340 KUHP.

dr Helmi dan dr Letty suami isteri. Mereka menikah sejak 2012. Pada November tahun lalu mereka cek-cok dan berakhir dengan penembakan. Helmi menembak Letty sebanyak enam tembakan. Letty tewas seketika.

Penembakan ini terjadi 9 November 2017 sekitar pukul 14.30 WIB. Letty ditemukan tewas di Klinik Azzahra, Jalan Dewi Sartika, Jakarta Timur. Ternyata akibat ditembak suaminya, Helmi.

Baca Juga:

Jalanan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki, DPRD DKI: Kita Ini Dzalim Pak

100 Prajurit Paskhas TNI AU Berangkat ke Lombok

Cawapres Prabowo Berinisial “A”, Begini Kata Demokrat

Helmi tega membunuh istrinya, karena digugat cerai. Gugatan cerai ini diajukan lantaran Helmi sering melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) kepada Letty.

Selang beberapa jam usai penembakan, Helmi langsung menyerahkan diri ke polisi. Pada saat bersamaan, Helmi menyerahkan 2 pucuk senjata api berupa revolver dan pistol kepada polisi.

Helmi yang diinterogasi polisi mengaku mendapatkan bisikan sebelum menarik pelatuk pistolnya. “Sementara ini yang bersangkutan mengaku ada bisikan untuk membunuh istrinya,” kata Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Hendy F Kurniawan kepada wartawan, Kamis (9/11/2017). (*)