Tempat Kejadian Perkara (TKP) penembakan (FOTO: wartakota)

@Rayapos | Jakarta – Herdi (45) yang menjadi korban (tewas) penembakan orang tidak dikenal (OTK), ditembak dua kali yang mengenai bagain dada dan kepalanya. Hal iu dijelaskan oleh Kanit Reskrim Polsek Penjaringan, Kompol Mustaqim.

“Dua kali ditembak yang mengenai bagain dada dan kepala korban” ujar Mustaqim dikonfirmasi, Sabtu (21/7/2019).

Mustaqim menambatkan, menurut laporan saksi, pelaku berjumlah dua orang menggunakan sepeda motor N-Max berwarna abu-abu.

“Pengendara menggunakan topi dan penumpangnya (esekutor) tidak menggunakan helm terlihat potongan rambutnya cepak,” ujarnya.

Baca juga:

Petrus Selestinus Analisis Korupsi dalam Lapas

Mobil Neno Warisman Terbakar di Rumahnya

Sementara itu, Kapolsek Penjaringan AKBP Rachmat Sumekar mengatakan, ini adalah sebuah aksi penembakan, bukan sebuah pembegalan.

“Ini penembakan, bukan begal ya. Tas, Hp, dua dompet, jam sama kunci mobil nggak ada yang hilang,” ujarnya.

Sampai saat ini dua pelaku tersebut masih dalam pencarian. Polisi terus menyelidiki motif dibalik kasus ini.

“Pelaku masih dalam pencarian, kita masih selidiki. Kayanya ada motif lain sedang kita dalami,” ujarnya.

Disisi lain, polisi mendapatkan fakta, korban penembakan bekerja di salah satu perusahaan perizinan kapal sebagai pimpinan.

Sebelumnya, penembakan oleh orang tidak dikenal (OTK) terjadi di Jalan Fajar Penjagalan kawasan Penjaringan, Jakarta Utara, Sabtu dini hari (21/7).

Akibat peristiwa itu, seorang pria tewas dengan kondisi luka tembak di bagian kepala dan berlumuran daran di pinggir jalan.

BAGIKAN