@Rayapos | Jakarta – Partai Gerindra dan PKS DKI Jakarta telah sepakat jika calon wagub pengganti Sandiaga Uno diisi oleh kader dua orang kader PKS untuk dipilih melalui DPRD DKI Jakarta.

Meskipun demikian, PKS tidak serta merta menyodorkan dua nama kader PKS, sebab keduanya juga sepakat membentuk badan penguji dalam fit and propertest Calon wagub pengganti.

Setidaknya PKS harus memberikan 4 calon wagub pengganti Sandiaga Uno. Dari 4 kandidat itu akan dikerucutkan 2 nama. Dua nama itu lah yang akan diserahkan Gubernur sebelum dipilih melalui DPRD DKI Jakarta.

Ketua DPD Gerindra Mohammad Taufik mengatakan, selanjutnya yang menentukan siapa wagub DKI adalah anggota DPRD DKI Jakarta. Sebab ada ketentuan kuorum dalam paripurna yang harus dipenuhi.

Menurutnya jika paripurna tak kunjung kuorum, Gerindra DKI akan menangkap sinyal bahwa tidak ada kandidat yang menjadi pilihan DPRD DKI.

“Kalau proses di DPRD kan bukan urusan kami lagi. Itu mekanisme yang berbeda. Kalau DPRD enggak kuorum, bisa saja kami duduk bareng lagi menentukan kandidat lain,” kata Taufik kepada wartawan, Rabu (7/11/2018).

Dari sini Taufik masih berharap, jika Gerindra masih memiliki peluang menjadi wagub DKI. Namun Taufik, enggan berspekulasi terkait hal itu lantaran pihaknya bakal menjalankan proses tersebut setahap demi tahap.

“Yang penting komitmen Pak Prabowo dan Pak Sohibul Iman sudah dijalankan oleh Gerindra DKI,” pungkasnya.

Diinformasikan sejak awal polemik kursi DKI II antara gerindra dan PKS ramai diperbincangkan. PKS sudah menyiapkan dua orang kadernya yang bakal diusulkan jadi cawagub, keduanya adalah Ahmad Syaikhu dan Agung Yulianto.

Teranyar masih ada dua orang lagi yang bakal menjadi kandidat calon wagub pengganti, namun dua orang tersebut belum diumumkan oleh DPW PKS DKI Jakarta.

BAGIKAN