Pengelola Pastikan Lift di Apartemen Gading Mediterania Layak dan Aman

@Rayapos | Jakarta: Setelah dilakukan investigasi oleh pihak teknisi Jaya Kencana selaku rekanan perawatan lift bahwa saat peristiwa merosotnya lift di Apartemen Gading Mediterania Residences (GMR), Jakarta Utara, pada Senin pekan lalu, lift tersebut dalam kondisi layak digunakan.

“Jika melihat dari rekaman CCTV di dalam lift PC1, saya bersyukur safety break (rescue) lift tersebut berfungsi baik. Safety break dapat berfungsi akibat adanya indikasi lift terjadi gangguan,” ujar Ferry Indra, Operasional Manager Jaya Kencana, di Jakarta, Senin (23/5).

Ia menambahkan, setelah kami investigasi ternyata terdapat tetesan air di salah satu komponen lift dan tidak membahayakan. Jika lift tidak layak digunakan atau tidak aman secara otomatis kami matikan.

Lebih lanjut Ferry menjelaskan, jika terjadi suatu masalah dalam operasional lift dapat dipastikan lift tersebut berhenti di lantai terdekat atau safety break. Seperti diketahui, lift GMR sempat merosot dari lantai lima ke lantai tiga (lantai empat tidak tersedia).

Ferry menambahkan bahwa berdasarkan rekaman CCTV diketahui lift berfungsi baik saat turun dari lantai 25 ke lantai 16, kemudian lift turun dengan normal ke lantai 10, selanjutnya turun ke lantai lima juga dalam kondisi normal.

“Pada saat lift tertutup di lantai lima kemudian turun ke lantai tiga, pada saat itulah safety break lift berfungsi. Dari rekaman CCTV terlihat dalam hitungan detik lift kembali normal dan dapat digunakan,” jelas Ferry.

Sementara itu, adanya anggapan pihak manajemen lalai terhadap masukan dari pihak Jaya Kencana, menurut Apartemen Manager GMR, Budi Aryani pihaknya selalu melakukan monitoring dan kontroling terhadap berbagai fasilitas yang tersedia di Apartemen GMR, termasuk operasional lift.

“Fokus kami adalah layanan yang optimal kepada seluruh penghuni Apartemen GMR. Dalam kasus lift, setelah mendengar penjelasan dari Jaya Kencana, saya bersyukur komponen keamanan lift berfungsi baik dan tidak ada korban dalam peristiwa tersebut,” ucapnya.

Budi Aryani mengakui, pihak pengelola telah diberikan masukan dan rekomendasi oleh pihak Jaya Kencana untuk melakukan sejumlah perbaikan sebanyak 12 lift pada tahun 2016 pada November tahun lalu.

“Meskipun kami diberikan rekomendasi perbaikan dan melakukan penggantian sejumlah komponen selama satu tahun oleh Jaya Kencana, namun kami terus melakukan pengecekan setiap bulannya, guna memastikan semua lift berjalan normal, aman, dan layak digunakan,” paparnya.

Ferry tidak menampik bahwa pihak Jaya Kencana telah memberikan rekomendasi untuk perbaikan dan penggantian sejumlah lift di Apartemen GMR. “Dari sejumlah rekomendasi yang disampaikan, beberapa telah on progress (sedang melakukan),” tutup Ferry.[hdi]

BAGIKAN

LEAVE A REPLY