Suasana penurunan paket durian dari kargo pesawat. Foto: Capture Youtube

@Rayapos | Jakarta – Penerbangan Sriwijaya Air SJ 091 Bengkulu-Jakarta tertunda gara-gara penumpang protes bau durian. Ternyata ada 3 ton durian di kargonya.

Informasi mabok durian di pesawat itu viral lewat unggahan Amir Zidane di Facebook.

Amir menyebut aroma durian yang menyengat membuat penumpang protes kepada awak kabin hingga akhirnya penumpang turun dari pesawat. “Orang bisa mabok durian,”tulisnya.

Dia menyebut sempat ada perdebatan antara penumpang dan petugas. Akhirnya durian diturunkan dari pesawat. Setelah itu, pesawat baru diterbangkan.

Amir juga mengunggah video saat penumpang ada di luar pesawat dan menunggu durian itu dikeluarkan. Dia kemudian menunjukkan bagasi yang akhirnya kosong dari durian.

Baca Juga:

Yusril Merapat ke Jokowi Sebagai Pesan, Siapa Mau Sambut?

Pernah Ramal Lion Air JT 610 Jatuh, Roy Kiyoshi Sebut Karena Human Error

Jadi Advokat Jokowi-Ma’ruf, Segini Bayaran Yusril Izha Mahendra

Senior Manager Corporate Communications Sriwijaya Air Group, Retri Maya menyebut pengangkutan durian ke bagasi pesawat itu tidak menyalahi aturan.

Dia menyebut pengemasannya juga sudah sesuai SOP.

“Mengangkut durian dalam penerbangan itu merupakan hal yang biasa dilakukan maskapai. Asal dikemas baik, masuk cargo sesuai dengan SOP,” kata Retri dalam keterangan tertulis, Selasa (6/11/2018).

Setelah diturunkan, durian yang diprotes itu akhirnya dibawa menggunakan maskapai lain.

Di unggahannya, Amir menyebut petugas sempat mengatakan durian yang dibawa seberat 3 ton. Maya membantahnya.

“Perlu diketahui bahwa kurang lebih 3 ton adalah total berat bagasi dan cargo, di dalamnya ada durian tersebut,” ungkapnya.

Maya memastikan faktor keselamatan penerbangan tetap diperhatikan.

“Sesuai arahan dan kebijakan perusahaan, Sriwijaya Air tidak akan menerbangkan pesawat, apabila pesawat tersebut tidak layak dan membahayakan seluruh penumpang dan crew,” tutup Maya. (*)

Simak videonya di sini: