Pepsi tarik iklan kontroversialnya yang dibintangi Kendall Jenner

rayapos.com - Iklan Pepsi
Iklan Pepsi yang dibintangi oleh Kendall Jenner ditarik kembali karena tuai protes (Foto:Pepsi)

@Rayapos.com | Jakarta: Pepsi telah menarik kembali iklan terbarunya yang dibintangi oleh Kendall Jenner, kurang dari 24 jam setelah diluncurkan.

Iklan ini memicu kontroversi karena dinilai menyinggung Black Lives Matter. Dalam iklan tersebut, Kendall terlihat meninggalkan pemotretannya untuk bergabung dengan sejumlah demonstran yang memperjuangkan hak-haknya. Sang model pun meredakan ketegangan antara kedua belah pihak dengan memberikan sekaleng minuman kepada aparat keamanan. Polisi dan demonstran pun terlihat bersorak-sorai.

Beberapa kritikus mengatakan citra Jenner menyerahkan sekaleng pepsi kepada petugas keamanan mirip dengan kejadian seorang pengunjuk rasa bernama Ieshia Evans yang mendekati seorang polisi di sebuah demonstrasi di Baton Rouge tahun lalu.

Iklan terbaru Pepsi yang dibintangi Kendall Jenner ditarik kembali karena menuai protes (Foto:Pepsi)
Iklan terbaru Pepsi yang dibintangi Kendall Jenner ditarik kembali karena menuai protes (Foto:Pepsi)

Protes pun menghujani iklan tersebut. DeRay McKesson, seorang aktivis terkemuka dalam gerakan Black Lives Matter mengatakan, “jika saya membawa pepsi saya rasa saya tidak akan pernah ditahan. Siapa sangka? Pepsi, iklan ini adalah sampah.”

Bernice King, anak dari pejuang hak warga kulit hitam AS, Martin Luther King Jr mengatakan “jika saja ayah tahu kehebatan #Pepsi,” cuitnya dalam twitter.

Selebriti seperti Susan Sarandon hingga Stephen Colbert ikut menyuarakan protesnya terhadap iklan tersebut. Susan me-retweet kicauan seorang author yang menyebut, ‘Ini adalah hal terburuk yang pernah kulihat.’

Menanggapi protes yang beredar, Pepsi, melalui situs resminya mengatakan mereka sama sekali tidak bermaksud untuk menyinggung pihak mana pun, seperti dikutip dari laman ABC.com.

“Pepsi berusaha untuk menyampaikan pesan kepada dunia untuk bersatu, damai dan saling mengerti. Cerita di balik iklan tersebut menggambarkan sejumlah orang dari berbagai kelompok melakukan aksi yang spontan, dan menunjukkan ide Pepsi ‘Live For Now’, dengan mengeksplorasi apa yang benar-benar disebut dengan hidup tanpa batas, tanpa lapisan dan tanpa hambatan, kami tidak bermaksud untuk menimbulkan masalah. Kami menghapus konten dan menghentikan setiap peluncuran lebih lanjut.” tulisnya.

Iklan yang banyak menuai protes itu diposting ke YouTube pada Selasa malam namun tidak lagi dapat diakses kurang dari 24 jam kemudian.

Comments

comments