Anies melayat korban meninggal (FOTO: RAYAPOS/KEMAL MAULANA)

@Rayapos | Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Anies melayat korban meninggal saat menghadiri reuni akbar 212 di Silang Monas, Jakarta Pusat, Minggu siang (2/12/2018).

Diketahui korban bernama Niko Idris. Ia Ketua RW 08 Jalan Kebon Pala, Jakarta Timur. Penyebab meinggal lantaran kelelahan menjadi peserta reuni akbar 212.

Anies mengungkpkan rasa belasungkawa kepada keluarga korban dan dua orang anak yang ditinggalkan Niko.

“Kita doakan insya allah khusnul khatimah, ditinggikan derajatnya di sisi allah dan keluarga diberikan ketabahan,” kata Anies di Jakarta Timur.

Baca juga:

Begini Pesan Terakhir Habib Bahar di Reuni Akbar 212

Sandi: Reuni 212 Berkah Bagi UMKM dan Pariwisata DKI

Anies menyebut Niko seorang ketua RW yang sangat peduli dengan lingkungannya, hal itu disampaikan Anies berdasarkan informasi dari kerabat korban.

“Semuanya menceritakan betapa dia adalah pemimpin di kampungnya. Mudah-mudahan itu semua dicatat sebagai amal soleh yang akan meninggikan derajat almarhum di sisi Allah,” ungkapnya.

Dari Pemprov DKI Jakarta, Anies mastikan pemakaman jenazah Niko bakal difasilitasi penuh hingga proses pemakaman selesai. Apalagi dia mengaku tidak ingin membebani keluarga korban.

“Jadi kita ingin keluarga tidak terbebani oleh peristiwa yang terjadi mendadak ini,” terngnya.

Lanjut mantan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan ini juga memastikan bakal memberikan santunan kepada keluarga korban yang ditinggalkan, namun Anies menolak untuk menyebutkan bentuk santunan yang kan diberikannya.

“Ada mungkin tidak patut untuk diungkapkan. Tapi ini sesuatu yang mendadak tentu keluarga bukan dalam posisi siap, insya allah kami berikan ada bantuan dan juga yang lebih penting kita akan doakan,” tutupnya.

Sebagaimana diketahui, ada satu korban meninggal usai menghadiri reuni akbar 212.

Dia adalah Niko Idris, yang merupakan ketua RW 08 Jalan Kebon Pala, Jakarta Timur.

Niko diduga meninggal karena kelelahan saat hendak pulang kerumah, bahkan dari informasi yang dihimpun Rayapos. sempat pingsan saat berjalan meninggalkan lokasi reuni akbar di silang monas, hingga di amankan peserta aksi lainnya di kampus YAI, Salemba Jakarta Timur.

Namun sesampainya disana Idris malah menghembuskan nafas terakhir.

BAGIKAN