rayapos.com - Marc Marquez
Pebalap Repsol Honda asal Spanyol, Marc Marquez

@Rayapos | Jakarta – Setelah finish terdepan di MotoGP Aragon, Marc Marquez mendapat pujian dari Manajer Tim Repsol Honda, Alberto Puig. Menurut dia, pemilihan ban belakang lunak berbuah manis bagi The Baby Allien.

Sebelum race dimulai, secara mengejutkan Marquez mengganti komponen ban lunak. Padahal, ia sempat menjalani sighting lap di atas ban belakang keras. Terlebih lagi, pebalap Spanyol itu tak pernah memakai ban lunak selama sesi latihan.

Strategi ini dipilih Marquez setelah mengalami kecelakaan pada sesi pemanasan Minggu pagi. Saat ini ia memakai ban keras. Usai diskusi panjang dengan timnya, ia yakin ban lunak jadi solusi untuk mematahkan dominasi Ducati selama tiga seri sebelumnya.

Karena memakai komponen lunak, Marquez pun harus menghemat ban. Karena itu, ia menunggu waktu yang tepat untuk menyerang Andrea Dovizioso di pertengahan balap.

Saat Marquez mulai ‘beraksi’, ternyata rider Suzuki Ecstar, Andrea Iannone ikut bertarung sengit dengan mereka. Puih pun yakin pertarungan macam ini tak membuat langkah Marquez menuju gelar ketujuh kian rumit.

“Dalam balapan, rider hanya memikirkan balapan dan Marc tak berkendara untuk melihat apa yang terjadi. Ia hanya ingin menang, dan itu yang dipikirkan rider dengan level setinggi dia,” ungkap Puig, sebagaimana dilansir laman AS, Rabu (26/9/2018).

Baca Juga:

Korea Open 2018: Ganda Campuran Indonesia Bertemu di Babak Kedua

Hadapi Daud Yordan, Petinju Inggris Ini Yakin Menang

Jatuh di Aragon, Lorenzo Absen di MotoGP Thailand?

“Ia melancarkan strategi yang agak berisiko, yakni pakai ban belakang lunak. Tapi ia sudah memperhitungkannya dan inilah hari yang tepat untuk melakukannya dan ia berhasil.”

Kendati Marquez berhasil, Puig sendiri mengaku awalnya cukup kaget dengan strategi berisiko ini. Namun ia tetap menaruh rasa percaya yang cukup besar kepada The Baby Alien, apalagi pemilik nomor 99 ini dikelilingi oleh kru yang sangat berkompeten.

“Tentu saya terkejut atas keberaniannya, tapi ia seorang juara dunia. Ia rider yang hebat, dan Aragon adalah sirkuit yang ia kenal dengan baik. Saya juga yakin tim kami bekerja dengan sangat baik,” tukasnya.