Pilkada Kupang: KPU Berharap Debat Kedua Lebih Fokus

@Rayapos | Kupang: Komisi Pemilihan Umum Kota Kupang berharap pasangan calon wali kota dan wakil wali kota lebih fokus menyampaikan visi, misi dan program kerja dalam debat kandidat putaran kedua, agar bisa tersampaikan ke masyarakat.

“Ini penting agar masyarakat di daerah ini bisa menangkap lebih detail seluruh program kerja lima tahun ke depan jika terpilih menjadi kepala daerah lima tahun mendatang,” kata Ketua KPU kota Kupang, Marianus Minggo di Kupang, Rabu (25/1).

Marianus berharap pelaksanaan debat putaran kedua yang akan dilangsungkan pada 2 Februari mendatang itu bisa lebih menggit dan pasangan calon bisa lebih mengupas detail seluruh rencana dan program kerjanya.

Menurutnya, pendalaman program kerja yang disampaikan dalam debat nanti akan lebih memberikan keuntungan bagi pasangan calon, karena akan menjadi penentu bagi masyarakat menetapkan pilihannya.

“Kalau penjelasan programnya masih di tataran umum maka akan menyulitkan pemilih menetapkan pilihannya karena pemilih belum melihat detail apa yang akan bermanfaat dari program para calon pemimpin itu di lima tahun mendatang. Makanya penting untuk disajikan mendalam dan tuntas,” katanya.

Dalam debat putaran kedua nanti, lanjut Marianus akan membahas tema reformasi birokrasi dan penegakan hukum.

Tema ini tentu akan sangat menyentuh langsung dengan aktivitas pasangan calon selama lima tahun memimpin birokrasi di lingkup Pemerintah Kota Kupang.

Hal itu tentu dibutuhkan sebuah kajian dan penyampaian yang lebih detail agar bisa memberikan satu harapan bagi pemilih terkait pelaksanaan pemerintahan yang baik, bersih dan berwibawah ke depan.

Tentunya hal yang berkaitan dengan kolusi sebagai hal yang rentan dari sebuah perjalanan kepemimpinan, harus disampaikan secara baik dan mendapatkan kepercayaan masyarakat.

Hal sama juga untuk penegakan hukum dan pemberantasan korupsi yang tentunya juga membutuhkan sebuah penyampaian yang jelas dan detail.

Dengan demikian, maka target dan tujuan dari pelaksanaan debat yaitu untuk mengupas tuntas seluruh program kerja, visi dan misi dan disampaikan ke masyarakat pemilih bisa tersampaikan. “Ya, tentunya akan ada dampak bagi kedua pasangan calon tersebut,” katanya.

KPU lanjut Marianus juga masih berharap pasangan calon untuk tetap menjaga etika dalam pelaksanaan debat nanti agar tidak memantik konflik antarpasangan calon dan masing-masing simpatisan pendukung.

Pilkada serentak di Kota Kupang, kata Marianus, harus berjalan lancar, aman, damai, jujur dan adil serta berintegritas, sehingga bisa menghasilkan pemimpin lima tahun mendatang yang mengayomi seluruh masyarakat untuk pemenuhan dan kemajuan kesejahteraannya.

“Dan kondisi inilah harus menjadi tanggung jawab kita semua warga Kota Kupang,” katanya.

Pilkada serentak 2017 di Kota Kupang diikuti dua pasangan calon masing-masing nomor urut ‘1’ Jefri Riwu Kore-Hermanus Man (Firmanmu) yang diusung Partai Demokrat, PAN, PPP dan Gerindra dengan 16 kursi.

Sedangkan pasangan calon nomor urut ‘2’ Jonas Salean-Nikolaus Fransiskus(Sahabat) diusung Partai Golkar, PDIP, Hanura, NasDem dan PKB dengan 23 kursi. [ant]

Comments

comments

LEAVE A REPLY