Deputi Media dan Humas Kogasma Demokrat, Putu Supadma Rudana

@Rayapos | Jakarta – Partai Demokrat tak mempermasalahkan bergabungnya Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ke koalisi pendukung Presiden Joko Widodo. Demokrat mengatakan pihaknya akan fokus membangun komunikasi ke semua partai politik.

Hal itu dikatakan Deputi Media dan Humas Kogasma Demokrat, Putu Supadma Rudana.

“Saat ini Majelis tinggi Partai Demokrat yang dipimpin pak SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) terus membangun komunikasi yang baik dengan berbagai partai politik untuk menemukan solusi terbaik untuk kepemimpinan negeri,” ujar Putu di Konfirmasi, Senin (16/7/2018).

Baca juga:

Pendaftar OK OCE Melebihi Target Pemprov DKI, Sandiaga Kaget

Ahok Tak Mungkin Jadi Ketua KPK, Kata Netizen

Putu mengatakan, SBY selaku Ketua Umum Demokrat nantinya akan mengumumkan sendiri arah koalisi partai berlambang bintang mercy tersebut di saat yang tepat.

Termasuk, apakah akan bergabung di antara poros Jokowi dan Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto, atau membentuk poros sendiri.

“Jadi pada waktu dan saatnya, Bapak SBY akan menyampaikan dalam ernyataan resmi sikap Demokrat pada Pemilu dan Pilpres 2019 menuju 4 sampai 10 Agustus 2018,” ujarnya.

“Tentu pernyataan resmi dan sikap partai demokrat untuk berkoaliasi dengan pihak mana, baik pertama kedua ataupun poros baru yaitu poros ketiga,” katanya.

Sebelumnya, PKB yang digadang-gadang akan digandeng untuk membentuk poros ketiga pada akhirnya memutuskan untuk mendukung Jokowi.

Nama Ketum PKB Muhaimin Iskandar bahkan disebut namanya oleh Jokowi sebagai salah satu dari lima kandidat cawapresnya.

BAGIKAN