Sekertaris DPW PKS Jakarta Agung Yulianto

@Rayapos | Jakarta – Kursi perubutan DKI II antara Gerindra dan PKS memasuki babak baru. Rupanya PKS masih berkeyakinan jika kursi wagub DKI adalah jatah PKS.

Sekertaris DPW PKS Jakarta Agung Yulianto, mengatakan, PKS belum ikhlas kalau kursi Wagub Jakarta jatuh ke tangan Partai Gerindra.

Baca juga:

Jadi Caleg, Kirana Larasati Tak Takut Bersaing dengan Sesama Artis

Prabowo Sebut 99% Rakyat Indonesia Hidup Pas-Pasan, Begini Respon BPS

Dia menegaskan, sampai hari ini partainya masih mengunggu komitmen Gerindra dalam menunaikan janjinya kepada partai berlambang padi dan bulan sabit itu.

“Kita tunggu tanggal mainnya. Yang jelas PKS sampai sekarang masih menunggu Gerindra untuk menunaikan janjinya,” singkat Agung saat dihubungi wartawan, Kamis (25/10/2018).

Menanggapi sikap PKS tersebut, Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta, M. Taufik tidak berkomentar banyak.

Ia mengatakan, tidak apa-apa jika PKS menginginkan kursi DKI II.

“Ya, gak apa-apa kalau PKS mau kursi Wagub,” kata Taufik.

Taufik yang sudah diberikan mandat dari Prabowo untuk mengurus soal kursi Wagub. Dia menganggap hal tersebut adalah pertanda baik.

Dalam waktu dekat kata Taufik, pihaknya bakal mengundang PKS untuk duduk bersama dalam membahas soal kursi Wagub DKI Jakarta.

“Insyaallah awal November pertemuan dengan PKS,” pungkasnya.

Sementara itu, sosok Gubernur Anies Baswedan yang bakal dikawinkan dengan salah satu kandidat dari kedua partai pengusung ini belum mau memberikan komentar jika surat pengusulan wagub belum ada ditangannya.

Kendati demikian, dia sempat menjelaskan menjelaskan tahapan penyerahan usulan nama tersebut.

Menurutnya surat usulan nama nantinya harus ditandatangani oleh empat orang. Siapakah itu? kata Anies, terdiri dari dua orang dari tingkat DPD dan dua orang dari tingkat DPP. Keduanya berasal dari dua partai pengusing yakni Gerinda dan PKS.

“Memang namanya pengusulan itu ditandatangani empat orang. Dua dari DPD dan dua DPP, jadi DPD DKI PKS dan Gerindra, dengan DPP PKS dan Gerindra, empat semuanya,” kata Anies di Balaikota, Jakarta Pusat, Rabu Malam (24/10/2018).

BAGIKAN