Polda Kepri Intesifkan Pencarian Korban Kapal Karam

Kapal Karam (FOTO: dok/Ilustrasi)

@Rayapos | Batam :  Kepolisian Daerah Kepri mengintensifkan pencarian TKI korban kapal tenggelam di Johor, Malaysia, yang terjadi pada Senin (23/1) pascapenemuan sembilan jenazah di perairan Bintan.

“Jenazah-jenzah itu diduga korban yang terbawa arus hingga ke Bintan. Makanya seluruh polres termasuk Polda Kepri mengintensifkan pencarian korban lain,” kata Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol S Erlangga di Batam, Jumat (27/1/2017).

Seperti diketahui pada Senin (23/1) kapal pengangkut calon TKI yang hendak bekerja di Malaysia dihantam ombak dan tenggelam diwilayah Johor.

Meskipun caraknya dengan perairan Indonesiaa khususnya Bintan dan Batam cukup jauh, karena saat ini sedang masuk musik angin utara maka tidak menutup kemungkinan jenazah-jenazah korban kapal tersebut terbawa arus hingga wilayah Batam atau Bintan.

“Tidak menutup kemungkinan korban-korban lain masih ada yang terbawa arus masuk ke wilayah Kepri. Jadi penyisiran terus dilakukan oleh petugas,” kata dia.

RS Bhayangkara Polda Kepri Jumat siang sudah menerima sembilan jenazah terduga TKI yang tenggelam dalam kecelakaan di Johor Malaysia.

Jenazah-jenazah itu ditemukan di Berakit, Trikora, Lagoi pada Jumat pagi oleh anggota Polri dan TNI AL yang selanjutnya diserahkan ke RS Bhayangkara Polda Kepri.

Saat ini seluruh jenazah sudah berada di kamar mayat RS Bhayangkara Polda Kepri menunggu proses identifikasi oleh tim DVI dari Polda Kepri.

“Untuk memastikan apakah ini merupakan TKI yang tenggelam tentunya menunggu hasil identifikasi oleh Tim DVI di rumah sakit,” kata Erlangga.

Polda Kepri juga sudah mendirikan Posko Ante Mortem di RS Bhyangkara Polda Kepri untuk mengumpulkan data keluarga korban sehingga mempermudah proses identifikasi baik yang di Batam maupun di Johor Malaysia.

Comments

comments