FOTO: Ist

@Rayapos | Jakarta – Unit IV Subdit l Direktorat Tindak Pidana Siber berhasil mengungkap jaringan prostitusi online melalui situs www.lendir.org yang menyediakan PSK di bawah umur, dengan ditangkapnya dua orang tersangka berinisial NMH (34) dan EDL (29).

Kasubid I Dittipidsiber, Kombes Pol Dani Kustoni mengatakan, kedua pelaku Tindak Pidana Pornografi dan Tindak Pidana Perdagangan Orang secara online tersebut, melakukan aksinya dengan menawarkan PSK kepada ratusan member yang ada di forum itu.

“Jadi di forum itu sekarang membernya kurang lebih ada 150 ribu, tentunya berbagai kalangan,” ujar Dani Dittipidsiber Bareskrim, Cideng, Jakarta Pusat, Jumat (8/6/2018).

Pihaknya menyebut, ada banyak mucikari di forum tersebut yang berperan sebagai marketing dan bertugas menawarkan PSK kepada pelanggan. Namun saat ini penyidik masih melakukan pengembangan dan menindaklanjuti para mucikari yang ada di website www.lendir.org.

“Di forum yang ada mucikari itulah yang ada khusus untuk marketing di website itu. Jadi sifatnya marketing disitu, menawarkan, kemudian si pelanggan bisa berkomunikasi, transaksi di situ. Itu khusus untuk layanan prostitusi onlinenya,” paparnya.

Tak hanya itu, menurut Dani, penghasilan yang didapat oleh pelaku dari website itu sendiri cukup besar, meski pelaku mengaku tidak menerima pembayaran dari setiap pelanggan yang memesan. Namun apabila dihitung dari iklan yang masuk, pelaku bisa mendapatkan puluhan juta per bulan.

“Jadi iklan ini bervariatif, ada yang harus membayar 15 juta per 3 bulan, ada yang sampai 20 juta, ada yang 6 juta. Sehingga penghasilan hingga sampai 3 bulan ini kurang lebih 100 juta,” terangnya.

Meski demikian, pelaku mengaku belum lama menjalankan aksinya tersebut. Namun berdasarkan hasil penyidikan forum tersebut diketahui sudah ada sejak lama.

“Ya, sementara pengakuannya baru, kan baru ketangkep, kan biasa ‘baru itu’ kalau baru ketangkep. Nah itu nanti kita tindak lanjuti. Yang jelas keberadaan forum ini dari tahun 2012 sudah ada,” tandasnya.

BAGIKAN