Polisi bongkar jaringan pembuat uang palsu di Pulau Jawa

@Rayapos.com | Jakarta: Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri berhasil mengungkap jaringan pembuat uang palsu di Pulau Jawa dengan pecahan 100 ribu rupiah.

Direktur Tipideksus Bareskrim Polri, Brigjen Agung Setya mengatakan, pihaknya berhasil mengamankan enam tersangka yang merupakan jaringan pengedar uang palsu tersebut.

“Masing-masing tersangka yang ditangkap memiliki peran yang berbeda, yaitu M dan S berperan sebagai pengedar, perantara yaitu tersangka R, pembuat uang palsu saudara T dan G dan pemodal yaitu AR,” ujar Agung di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Pusat, Rabu (18/10/2017).

Agung juga mengungkapkan bahwa keenam tersangka ditangkap dari lokasi yang berbeda yaitu Majalengka, Surabaya, Situbondo dan Madura.

“Mereka merupakan jaringan pembuat uang palsu dari Pula Jawa,” tambahnya.

Dari pengungangkapan kasus tersebut, polisi berhasil menyita barang bukti berupa 313 lembar uang palsu pecahan 100 ribu rupiah, 2 unit mobil, 4 sepeda motor dan perangkat pembuatan uang palsu.

Pengungkapan sindikat uang palsu (Foto: Rayapos.com/GALUH)
Pengungkapan sindikat uang palsu (Foto: Rayapos.com/GALUH)

Sementara itu, tersangka dikenakan pasal 36 ayat 1,2,3 dan pasal 37 UU Nomor 7 tahun 2011 tentang Mata Uang dan pasal 3 atau pasal 5 UU Nomor 8 tahun 2010 tentang pencegahan dan pemberantasan TPPU dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup.