Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono. (FOTO: Rayapos/Andrew Tito)

@Rayapos | Jakarta – Polisi kembali menangkap diduga pelaku penembakan Herdi Sibolga (45). Kali ini polisi menangkap dua orang, sebelumnya polisi sudah menangkap satu orang berinisial J, sehingga total yang diamankan berjumlah tiga orang.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombespol Argo Yuwono mengatakan hingga kini pihak Polres Metro Jakarta Utara masih melakukan memeriksa tiga orang tersebut. Saat ini semua masih berstatus saksi.

“(Kasus penembakan) Penjaringan sudah kita amankan tiga ya, tapi kita sedang dalami. Nanti saya belum mendapatkan informasi karena masih diperiksa, tapi tiga orang sudah kita amankan,” ujar Argo, di konfirmasi awak media, Jumat (27/7/2018).

Baca juga:

Simpan Janin di Jok Motor, Pasangan Selingkuh Ditangkap Polisi

Lonjakan Kekayaan Pengusaha Indonesia Ini Bikin ‘Ngiler’

Pendarahan Otak, Alex Ferguson Hampir Kehilangan Nyawa

Demi untuk menguak misteri penembakan tersebut, kata Argo, para penyidik Polres Metro Jakarta Itara dan juga Polda Metro Jaya tanpa henti bekerja dan masih mendalami peran dari ketiga orang yang diduga terlibat dalam peristiwa penembakan tersebut.

“Jadi untuk sementara masih diperiksa, masih ditanyakan dia berperan sebagai apa, posisi di mana saat kejadian, apakah dia tahu perencanaan atau tidak, kita tunggu saja,” ujarnya.

Menurutnya, ketiganya belum ditetapkan sebagai tersangka. Polisi juga masih menyelidiki motif di balik kasus penembakan itu.

“Iya (masih saksi), karena kan masih 24 jam kita amankan. Sedang kami dalami (motifnya). Nanti kita tunggu hasil pemeriksaan,” katanya.

Sebelumnya diketahui, Herdi ditembak orang tak dikenal di bagian kepala dan dada hingga tewas, sekitar pukul 23.45 WIB, Jumat (20/7) kemarin. Pelakunya diduga berjumlah dua orang menggunakan sepeda motor.

Menurut keterangan saksi berinisial SI, sebelumnya pelaku terlihat bolak-balik menggunakan sepeda motor melintasi tempatnya berjualan bensin, di dekat lokasi kejadian. Ketika korban turun dari mobil dan berjalan menuju Jalan Jelambar Fajar, pelaku mengikuti, kemudian menembak korban.

Setelah dilakukan identifikasi, pada tubuh korban terdapat luka tembak di bagian kepala dan dada. Selanjutnya, jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polri Raden Said Sukanto, Kramat Jati, Jakarta Timur untuk dilakukan visum et repertum.