Empat pembunuh Herdi Sibolga di Polda Metro Jaya (FOTO: IST)

@Rayapos | Jakarta – Polda Metro Jaya belum bisa memastikan senjata api yang digunakan pelaku untuk menembak Herdi Sibolga di Jelambar Fajar, Aladin, Penjaringan, Jakarta Utara.

Kasubdit Jatantras Polda Metro Jaya AKBP Jerry Siagian mengatakan, pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) untuk mengetahui jenis senjata api.

“Kita masih menunggu uji balistik dari Pusar Laboratorium Forensik (Puslabfor) terkait senjata yang digunakan untuk membunuh Herdi, kita masih menunggu hasilnya,” ujar Jerry di konfirmasi, Senin (6/8/2018).

Baca juga:

Cewek Ini Ganti Pakaian di Mal, Video Bugilnya Akan Dijual

Gerakan #JalanTerusIndonesia Didukung Jokowi

Anak Penjual Bubur Ayam Lulus Seleksi Taruna Akmil Magelang

Selain itu, tambah Jerry pihaknya juga masih memburu dalang dari kasus pembunuhan tersebut berinisial AX. Pasalnya, AX menyuruh empat orang tersangka dengan imbalan uang sebesar 400 juta.

“Untuk otak pembunuhan yakni tersangka AX masih kita kejar ya, doain agar pelaku bisa cepat kita tangkap. Pelaku ini baru di dp 50 juta,” ujarnya.

Sebelum diketahui, Tim gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Utara, dan Polsek Metro Penjaringan menangkap empat pelaku yang terlibat dalam penembakan Herdi Sibolga (45) berinisial AS (41), JS (36), PWT (32), dan SM (41).

Herdi merupakan karyawan salah satu perusahan yang mengurus perizinan kapal ditembak oleh orang tidak dikenal pada Jumat (20/7). Sebelum itu, saksi yang melihat pelaku sudah mengintai korban saat baru turun dari mobil di Jalan Jelambar Aladin, RT 3, RW 6, Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara.