Polisi Minta Keluarga Bujuk Tahanan yang Kabur Untuk Menyerahkan Diri

@Rayapos | Jakarta: Kepala Divisi Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar mengimbau  keluarga  tahanan yang kabur dari sel Dirtipid Narkoba Polri untuk membujuk anggota keluarganya agar bersedia menyerahkan diri.

Dengan adanya bantuan keluarga, maka pekerjaan polisi sudah lebih mudah melakukan penangkapan.

Boy Rafli Amar mengatakan, salah seorang dari tujuh tahanan yang kabur berhasil ditangkap di tempat persembunyiannya di Kampung Babakan Sirna, Desa Kadununggal, Kecamatan Kalapanunggal, Sukabumi, Rabu 25/1/2017malam.

Tahanan yang berhasil ditangkap tersebut bernama Ridwan R alias Mame (22). Ia diketahui bersembunyi di rumah keluarganya bersama dengan tahanan lainnya. Namun, hanya Ridwan yang tertangkap. Sementara empat lainnya melarikan diri.

“Iya kabur lagi. Kelihatannya milik salah satu keluarga tahanan,” kata Boy di kompleks PTIK, Jakarta, Kamis (26/1/2017).

Boy meminta para tahanan kooperatif dengan penyidik. Jika ada upaya perlawanan, maka polisi tak segan segan menindak tegas para tersangka.

“Jangan sampai tidak kooperatif dan berhadapan dengan petugas di lapangan yang tentunya bertindak lebih tegas ke mereka,” kata Boy.

Boy berharap enam tahanan lainnya bisa cepat tertangkap atas petunjuk salah satu dari mereka yang sudah diciduk.

Sementara itu, petugas rutan yang berjaga saat itu tengah diperiksa pihak Divisi Profesi dan Pengamanan Polri.

Adapun enam tahanan yang masih melarikan diri yaitu Azizul alias Izul (30), Cai Chang alias Antoni (49), Anthony alias Ridwan (33), Amiruddin alias Amir (37), Ricky Felani alias Ruslan (30), dan Sukma Jaya alias Jaya (34).

Ketujuh tahanan melarikan diri dengan cara melubangi tembok kamar mandi dengan menggunakan batang besi sepanjang 30 sentimeter.

Setelah berhasil keluar, mereka menuju halaman parkir Rumah Sakit (RS) Otak Nasional yang berada persis di samping Gedung Badan Narkotika Nasional (BNN).

Polisi juga membuka rekaman CCTV milik Ditnarkoba Bareskrim Polri dan RS Pusat Otak Nasional.

Comments

comments

LEAVE A REPLY