rayapos.com - Polisi langkat
Ilustrasi Rayapos

@Rayapos | Bandung – Polisi berhasil membongkar kasus peredaran narkotika jenis sabu yang dibungkus menggunakan bungkus permen dan ratusan butir ekstasi yang dikemas dalam bungkus tisu basah di wilayah Kabupaten Bandung.

Dalam gelar perkara di Mapolres Bandung, Sabtu (11/8/2018), Kapolres Bandung AKBP Indra Hermawan menunjukkan barang bukti berupa paket sabu kecil dibungkus menggunakan lima buah bungkus permen. Satu bungkus permen berisi sabu itu dijual Rp1,3 juta.

“Tersangka kami amankan di Jalan Raya Sukamenak, Margahayu, Kabupaten Bandung,” ujar AKBP Indra.

Lebih lanjut AKBP Indra mengatakan, dari tangan tersangka polisi juga mengamankan sejumlah paket kecil sabu dalam bungkus plastik klip warna bening, tujuh paket sedang sabu dalam bungkus plastik klip warna bening dan alat hisap dalam kotak kecil warna hitam.

Selain itu, polisi juga berhasil mengamankan barang bukti 100 butir ekstasi dalam bungkus tisu basah, 28 butir ekstasi dalam bungkus keresek kecil warna hitam, satu buah timbangan electrik, dua buah handphone dan satu buah ATM.

Baca Juga:

Bekas Napi Korupsi Bakal Jadi Wagub DKI

Wuih, Masjid Ini Tetap Kokoh Diguncang Gempa Lombok

“Modusnya dibungkus menggunakan bungkus mitu dan bungkus permen. Total keseluruhan barang bukti seharga Rp128 juta,” jelasnya.

Sementara tersangka Andre Irvan Ahmad (27) menyebut barang haram tersebut berasal dari seseorang yang saat ini ditetapkan sebagai DPO berinisial DEO. Akibat perbuatannya tersangka dituntut dengan Pasal 114, Pasal 112, Pasal 126 tentang penyalahgunaan narkotika.

“Barang itu berasal dari (napi pengendali di) Lapas Kebon Waru. Upahnya sekitar Rp800 ribu sampai Rp1 juta. Saya menyesal, mau tobat,” ujar Andre sambil menangis.

BAGIKAN