Massa di depan Kedubes Australia, Jakarta

@Rayapos | Jakarta – Massa mengatasnamakan Persatuan Liga Muslim Indonesia (PLMI) untuk Save Palestina menggelar demo di depan Kedubes Australia, Selasa (27/11/2018) siang.

Mereka memprotes pernyataan Prabowo Subianto terkait wacana pemindahan Kedubes Australia di Israel ke Yerusalem.

Massa membawa spanduk dan poster yang mengkritik Prabowo Subianto yang bertuliskan, ‘Prabowo sakiti umat Islam’.

Baca juga:

VIDEO: Dua Pimpinan DPRD DKI Ribut saat Rapat Banggar

Dor, Polisi Pekanbaru Tembak Penjambret Sadis

Massa memprotes pernyataan Prabowo terkait wacana pemindahan Kedubes Australia yang mereka nilai bertentangan dengan sikap Indonesia mendukung Palestina.

“Kini kita diajak berkumpul karena pernyataan calon presiden yang dulu kita bangga-banggakan dan kita agung-agungkan kini menyakiti umat Islam saudara kita yang berada di Palestina dengan mendukung Kedubes Australia yang berada di Tel Aviv ke Yerusalem yaitu capres Prabowo Subianto,” kata Koordinator PLMI Tengku Nazarulloh dalam orasinya.

“Pernyataan Prabowo Subianto telah mebyakiti hati kita, menyakiti hati seluruh umat Islam yg berada di Indonesia,” sambungnya.

Nazarulloh mengatakan, mereka Jumat (30/11) ini akan kembali berdemo di Kedubes Australia. Mereka akan mendesak Australia agar membatalkan wacana pemindahan Kedubes Australia di Israel ke Yerusalem.

Massa membubarkan diri dari lokasi sekitar pukul 13.44 WIB. Aksi ini berlangsung aman dan mendapatkan pengamanan dari polisi.

Sebelumnya, capres Prabowo Subianto sempat berbicara terkait dengan wacana pemindahan kedutaan besar Australia di Israel ke Yerusalem. Prabowo mengaku menghormati kedaulatan Australia sebagai negara terkait dengan hal itu.

“Untuk pemindahan kedutaan, saya belum membaca soal keputusan Australia memindahkan kedutaannya ke Yerusalem. Kita sebagai pendukung Palestina, kita tentu punya pendapat sendiri, tapi Australia juga merupakan negara independen dan berdaulat, maka kita harus menghormati kedaulatan mereka,” ujar Prabowo.