Calon Presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto (ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana)

@Rayapos | Jakarta – Capres Prabowo Subianto masuk dalam daftar 500 Muslim Dunia Paling Berpengaruh Tahum 2019. Urutan itu dibuat oleh Pusat Studi Strategi Islam Kerajaan (The Royal Islamic Strategic Studies Centre/RISSC).

Sebelumnya, Presiden Jokowi masuk dalam kategori 50 muslim teratas (The Top 50) dalam daftar ini. Jokowi ada di peringkat ke-16.

Dilansir dari situs resmi The Muslim 500, nama Prabowo masuk dalam Daftar 450 Nama (The Final 450) kategori politik.

Baca juga:

Dongkrak Pembangunan, Jokowi Tambah Dana Desa Tahun Depan

Whaow… Jokowi Ranking 16 di 500 Muslim Dunia Berpengaruh

Berbeda dengan kategori 50 teratas yang disusun lengkap dengan peringkat, tak ada urutan dalam kategori 450 nama ini. Adapun di daftar 450 ini, semua nama dibagi dalam kategori-kategori tertentu.

Ada kategori keilmuan, politik, administrasi hubungan agama, pengkhotbah dan pemimpin spiritual, hingga ekstremis.

Nama Prabowo Subianto (Subianto, Lt Gen Prabowo) masuk dalam kategori politik dalam negara Indonesia.

Prabowo disebut sebagai Letjen Purnawirawan yang menjadi politikus. Dia mencalonkan diri sebagai wapres pada 2009 dan menjadi caapres pada 2014.

Masa lalu militer Prabowo menyebabkan reaksi beragam dari pelbagai organisasi. Setelah kalah di 2014, dia kembali mencapres pada 2019.

Ada pula dalam kategori politik Indonesia di 450 nama, yakni Megawati Soekarnoputri yang merupakan putri Presiden Sukarno.

Megawati disebut pernah menjadi Presiden Indonesia pertama dari kalangan perempuan, dan disebut sebagai perempuan keempat di dunia yang menjadi pemimpin bangsa mayoritas Muslim.

Masuk juga nama Anis Matta, mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Dia disebut telah berbicara soal pentingnya dialog antaragama dan berkampanye atas dasar nilai-nilai konservatif.

 

Daftar 500 Muslim Dunia Paling Berpengaruh Tahun 2019 diterbitkan oleh Pusat Studi Strategi Islam Kerajaan (The Royal Islamic Strategic Studies Centre/RISSC), lembaga riset independen yang terafiliasi dengan Institut Aal Al Bayt Kerajaan untuk Pemikiran Islam, bermarkas di Amman, Yordania.

Mereka merumuskan bahwa muslim berpengaruh adalah muslim yang menimbulkan dampak terhadap dunia muslim. Dampak ini bisa positif atau negatif, tergantung sudut pandang yang digunakan.

BAGIKAN