Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

@Rayapos | Jakarta – Ketum Gerindra Prabowo Subianto menegaskan posisinya sebagai calon presiden 2019. Menurut dia, kurang cerdas apabila masih ada orang yang mempertanyakan posisinya sebagai capres.

Hal itu disampaikan Prabowo usai menerima Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di kediamannya di Jalan Kertanegara, Jakarta, Senin (30/7/2018).

“Saya kira, mungkin orang yang kurang cerdaslah yang masih bertanya-tanya. Tapi enggak apa-apa, biar Anda waswas terus,” kata Prabowo.

Meski begitu, Prabowo mengakui, bisa saja ia tidak diusung sebagai capres dalam koalisi. Sebab, belum ada dokumen hitam di atas putih. Posisinya sebagai capres juga masih bisa berubah atas kehendak Tuhan dan dinamika yang terjadi.

“Jadi, saya tidak mau mendahului kehendak Tuhan,” kata dia.

Baca juga:

Astaga, Seekor Kambing Mati Setelah Diperkosa Delapan Pria

Ahok Boleh Bebas Bersyarat Agustus Nanti, Apakah Terkait Kejutan 16 Agustus?

PKS: Umat Islam akan Cetak Sejarah Kedua, Setelah Pilkada DKI

Sementara, Ketum Partai Demokrat, SBY menyebut ketum Gerindra Prabowo Subianto sebagai capres yang siap diusung.

“Kami datang dengan keyakinan Pak Prabowo calon presiden kita,” kata SBY di sebelah Prabowo.

Kepastian koalisi juga sempat dinyatakan Prabowo. SBY menyebut, pertemuan keduanya dengan Prabowo telah membuat kesepakatan kian terang.

“Ini pertemuan kedua. Pertemuan pertama terbuka lebar Gerindra dan Partai Demokrat berkoalisi. Sekarang pintu itu makin lebar, Insyaallah kita bisa diketemukan untuk melakukan perbaikan yang akan datang untuk 5 tahun ke depan,” tuturnya.

SBY juga menyerahkan kepada Prabowo soal cawapres yang akan dipilihnya. Presiden RI ke-6 tersebut siap bekerja sama dengan koalisi Gerindra.

BAGIKAN