@Rayapos | Jakarta – Presiden AS Roma, James Pallotta menyebut media Italia melaporkan kebohongan. Hal tersebut disampaikannya terkait pemberitaan yang mengatakan dirinya bakal memecat pelatih Eusebio Di Francesco.

Seperti diketahui, Giallorossi tumbang 2-0 di tangan SPAL di Stadio Olimpico akhir pekan lalu. Salah satu media Italia, Corriere dello Sport menyebut Pallotta langsung menggelar pertemuan dengan para petinggi klub untuk membahas masa depan Di Francesco.

Pallotta pun sontak membantah kabar yang disampaikan tersebut sekaligus meluruskan tentang pertemuan petinggi klub. Menurut dia, pertemuan itu tidak ada hubungannya dengan rencana pemecatan pelatih.

“Bertolak belakang dari berita yang beredar, setelah pertandingan, saya tidak membahas soal pelatih dengan Franco Baldini, Monchi, Mauro Baldissoni atau Alex Zecca,” ungkap Pallotta melalui pernyataan AS Roma dalam akun Twitter klub.

Baca Juga:

Sempat Cekcok, Mourinho Tak Rela Marco Ianni Dipecat Chelsea

Arsenal Bekuk Leicester City 3-1

Marquez Ungkap Kunci Rahasia Jadi Juara Dunia Lebih Awal

“Siapapun jurnalis yang melaporkan percakapan imajinasi, mudahnya hanya mengada-ada.”

AS Roma memang mengawali musim dengan buruk. Dari sembilan petandingan mereka hanya meraup 14 poin hasil dari empat menang, dua imbang dan tiga lainnya kalah.

Namun produktifitas lini depan Giallorossi terbilang produktif. Mereka telah mengemas 16 gol. Sayang kinerja bagus lini depan tak dibarengi barisan pertahanan. Mereka tampil mengecewakan, karena kebobolan 12 gol.