Foto : Situs Resmi Kemenpora

@RayaPos | Mataram : Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama (NU).

Acara yang digelar di Masjid Raya Hubbul Wathan, Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) ini membahas 18 persoalan strategis bangsa dalam Bahtsul Masail yang akan dilakukan oleh para kiai NU.

Dalam sambutannya, Jokowi meminta rekomendasi dari sejumlah persoalan seperti radikalisme agama dan penguatan ekonomi warga yang nantinya akan ditindaklanjuti menjadi sebuah kebijakan.

“Saya tunggu rekomendasi Munas dan Konbes untuk kami tindak lanjuti, terutama persoalan yang menyangkut pemerintah,” kata Jokowi.

Dia juga sangat antusias untuk menunggu rekomendasi terkait pembahasan redistribusi aset dalam pandangan Islam. Menurut Jokowi, pandangan para ulama penting agar apa yang menjadi kebijakan pemerintah terkait redistribusi aset bisa sesuai aturan agama dan hukum yang ada.

“Karena ini bukan persoalan aset dan nominal kecil sehingga harus dipastikan adil dan sesuai aturan hukum,” ujarnya.

Sementara itu, Imam Nahrawi sehari sebelumnya mengatakan peran alim ulama dan santri untuk menjaga keutuhan NKRI. Oleh karena itu, dirinya berharap para pemuda santri agar berperan aktif ikut menangkal faham radikalisme di negeri ini.

“Kepada para santri yang masih muda-muda, saya mengajak kalian semua agar ikut menjaga keutuhan negeri ini dari faham radikalisme. Dan saya juga minta jauhi narkoba yang sekarang ini menjadi bahaya utama di tengah-tengah masyarakat,” tegasnya.

Comments

comments