(Foto: Facebook/Elly Dinada Cynknyaamuh)

@Rayapos | Jakarta – Pria bergamis yang melakukan gerakan seperti salat di tengah jalan menjadi sorotan karena aksinya yang nyeleneh. Diduga pria itu stres karena cinta beda agama.

“Saya sering lihat anaknya, emang anaknya agak-agak stres, di rumahnya kan di belakang tuh. Pas dibopong langsung dibawa pulang ke rumahnya,” kata salah satu pengurus Masjid Jami’ Ar-Rahman, Rifai saat ditemui di lokasi, Senin (21/5/2018).

Rifai yang juga tinggal tak jauh dari lokasi masjid itu mengatakan pria bergamis itu merupakan salah satu tetangganya. Rifai mengatakan berdasarkan cerita warga pria bergamis dan berkopiah hijau itu stres cinta beda agama.

“Pernah denger-denger si dia (pria) itu Kristen ngikut bapaknya Kristen. Dia punya pacar pakai kerudung, pengen masuk Islam nggak diizinin sama bapaknya, mungkin karena itu kali,” terangnya.

Aksi pria bergamis itu pun sempat menghebohkan warga dan pengendara yang melintas di jalur cepat Jl Perintis Kemerdekaan, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Banyak yang mengambil video maupun foto pria bergamis tersebut. Pria bergamis yang juga berkopiah hijau itu juga sempat membentak warga yang mengambil video tersebut. Cerita ini disampaikan Elly Dwi Lestari pengunggah video aksi salat di tengah jalan yang viral di media sosial.

“Pada ambil kamera-kamera videoin, dia marah-marah, ‘jangan divideoin’,” kata Elly saat dihubungi.

Aksi nekat pria bergamis itu jelas menganggu pengendara yang melintas. Bahkan pria itu juga bergeming saat diklakson-klakson truk kontainer yang akan melintas. Alhasil seorang juru parkir berinisiatif memindahkan pria bergamis yang diduga stres tersebut.

“Posisi lagi markir tiba-tiba mobil yang saya parkir macet nggak jalan-jalan. Saya temuin sopir, katanya itu tuh saya mau lewat ada orang salat di tengah jalan. Saya lihatin kok nggak selesai-selesai, kata tukang parkir masjid, ‘bang itu tolong angkat aja orangnya emang rada-rada,” kata Dede yang akhirnya membopong pria bergamis tersebut.

Dede mengatakan dia kemudian memindahkan pria bergamis yang diduga stres itu ke tepi jalan agar tak membuat lalu lintas macet. Pria bergamis itu kemudian dibawa masuk ke dalam masjid, dan kemudian diantar pulang ke rumahnya.

BAGIKAN