Pelaku berinisial NH (tengah)

@Rayapos | Binjai – Seorang buruh bangunan berinisial NH tega mencabuli tiga putri kandungnya sendiri. Setiap kali birahinya memuncak, pria 39 tahun itu selalu mengancam darah kandung agar mau melayani nafsu bejatnya.

Untung kelakuan bejat NH telah terbongkar pada Selasa (4/12/2018).

Kasat Reskrim Polres Binjai, AKP Wirhan Arif menyebut, dari pemeriksaan oleh penyidik PPA, pria itu sudah setahun terakhir menggilir ketiga putrinya itu, saat istrinya pergi bekerja memijat.

“Pencabulan itu sudah terjadi selama 1 tahun belakangan ini dan selalu mengancam korban untuk melayani,” jelas Wirhan kepada wartawan, Rabu (5/12/2018).

Baca juga:

Celananya Melorot, Pasangan Mesum Ini Tertangkap Patroli Satpol PP

Ini Pengakuan Kejam Pemerkosa Gadis Cantik di Boyolali

Dikatakan Wirhan, NH berdalih bahwa dia tega mencabuli ketiga putrinya itu, karena sang istri yang bekerja sebagai pemijat sering tidak berada di rumah.

Padahal, sang istri memaksakan diri untuk bekerja, lantaran karena pendapatan NH sebagai kepala rumah tangga dinilai tidak cukup untuk membiayai kehidupan keluarga mereka setiap hari.

“Untuk para korban, masih duduk di bangku sekolah Pertama (SMP) dan sekolah dasar (SD),” jelas Wirhan menambahkan.

Diketahui pula, NH ditangkap sepulang dari bekerja dari Pajak Melati, Medan.

Ketika akan ditangkap personel Opsnal unit PPA dan Pidum Sat Reskrim Polres Binjai, buruh bangunan itu pelaku sempat memberontak kepada petugas.

“Polisi berhasil menangkap pelaku dan membawanya ke Mapolres Binjai,” kata Kasubbag Humas, Iptu Siswanto Ginting.

Penangkapan itu dilakukan setelah pihak kepolisian menerima laporan dari ibu ketiga remaja tersebut alias istri NH sendiri.

Akibat perbuatannya, NH dijerat pasal 81 ayat (3) jo pasal 76 D dan pasal 82 ayat (2) Jo pasal 76 E UU No.17 tahun 2016 ttg penetapan PERPU No.1 tahun 2016 Perubahan Kedua Atas UU No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

“Ancaman hukuman atas perbuatannya, 20 tahun penjara,” sebutnya.