Program Tol Laut Menguntungkan Masyarakat Sangihe

@Rayapos | Tahuna: Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Perindakop) dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kabupaten Kepulauan Sangihe Sulawesi Utara, Olden Lahamendu mengatakan terlaksananya program tol laut di Kabupaten Sangihe, Sulut sangat menguntungkan masyarakat.

“Dipastikan, harga kebutuhan masyarakat Sangihe akan mengalami penurunan akibat terlaksananya program tol laut,” kata Olden Lahamendu di Tahuna, Jumat.

Mahalnya harga berbagai kebutuhan masyarakat di Kabupaten Kepulauan Sangihe selama ini, sangat berpengaruh terhadap menurunnya daya beli masyarakat.

Dengan beroperasinya KM Caraka 32 sebagai pelaksanaan program tol laut, merupakan jawaban pemerintah untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Melalui program tol laut, dipastikan semua barang yang diangkut dari Makassar melalui KM Caraka 32 harganya akan mengalami penurunan,” ujarnya.

Penurunan harga kata dia, tentu disesuaikan dengan harga pokok dan biaya transpor dari kota asal.

Dari pantauan di pasar tradisional di Kota Tahuna, hanya cabe dan gula pasir yang mengalami kenaikan harga.

Kenaikan harga terjadi hanya pada cabe dan gula putih. Cabe yang biasanya dijual Rp40 ribu per kg mengalami kenaikan menjadi Rp52 ribu per kg. Sedangkan gula putih dari Rp13.500/kg menjadi Rp16.000/kg.

Menurut para pedagang, kenaikan harga disebabkan oleh berkurangnya stok barang ditingkat pedagang.

Harga kebutuhan lainnya seperti bawang merah dan bawang putih masih pada nominal Rp48 ribu per kg. Beras antara sebelas ribu sampai Rp13.500 per kilogram.

 

[Antara]

BAGIKAN

LEAVE A REPLY