Mucikari yang menjajakan anak gadis dibawah umur (FOTO: RAYAPOS/ANDREW TITO)

@Rayapos | Jakarta – Praktek prostitusi kembali muncul di Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan. Kali ini polisi mengungkap ada kelompok mucikari yang menjajakan sejumlah PSK dibawah usia 17 tahun.

Tiga orang mucikari, dua pria dan satu wanita dengan inisial O (24) TM (25) dan RM(27) berhasil ringkus.

Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, AKBP Ade Ary menegaskan penjajan beberapa foto PSK anak di bawah umur tersebut di lakukan dengan media sosial beetalk dan wechat, dengan memasang foto foto wanita seksi dan memasang status “Open BO”.

“Kami berhasil mengungkap praktek prostitusi yang menjajakan anak dibawah umur di Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan” ujar Ade Ary di Polda Metro Jaya, Rabu (8/8/2018).

Baca juga:

Ini 7 Poin Hasil Pertemuan Ketiga SBY-Prabowo

Dilaporkan KDRT, Nikita Mirzani: Perempuan Masak Aniaya Laki-laki

Nikita Mirzani Ingin Bantu Korban Gempa Lombok

Ary mengatakan pihaknya mendapatkan laporan dari masyarakat yang resah akan adanya tindakan prostotusi dengan modus memakai ruangan apartemen sebagai tempat eksekusinya.

Selanjutnya anggota Polda Metro Jaya langsung melalukan penyelidikan, di sebuah kamar apartemen, polisi mendapati dua gadis di bawah umur yang di duga sebagai PSK yang di jajakan, keduanya mengaku kepada polisi baru saja melayani masing masing tamunya.

Setelah dilakukan pemeriksaan, para PSK dibawah umur tersebut mengaku bebekerja di perintah kelompok mucikari.

“Kemudian kami berhasil tangkap tiga orang ini yang yang memperkerjakan anak anak dibawah umur,” ujar Ary.

Tarif Rp 500 Ribu hingga Rp 1 juta

Penyelidikan polisi tidak hanya sampai pada tertangkapnya para tersangka mucikari saja, namun diketahui berdasarkan pemeriksaan, tarif para PSK dibawah umur tersebut berkisar Rp 500 ribu hingga Rp 1 Juta.

“Mereka (para mucikari) menjajakan dengan media sosial, kemudian memasangkan harga dari Rp 500 ribu, hingga Rp.1 juta, ketika calon pelanggannya setuju, kemudian di bait janji dan di tunjuk ke alamat kamar Apartemen yang di dalamnya sudah disediakan PSK di bawah umur yang di minati calon pelanggannya,” ujar Ary.

Hingga kini, para pelaku mucikari masih di lakukan pemeriksaan dan pengembangan, para PSK di bawah tersebut juga di ketahui berasal sebagian dari Jakarta dan berbagai kota lainnya di luar Jakarta.

Sementara guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, para pejaja PSK anak dibawah umur di kenakan pasal berlapis, 296 KUHP, dan 506 KUHP dan 81 KUHP tentang perlindungan anak di bawah umur dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara.

BAGIKAN