Kylie Jenner | forbes

@Rayapos | Jakarta – Kylie Jenner berhasil menjadi influencer dan ratu bisnis di usianya yang masih sangat muda. Betapa tidak, ia berhasil membuat perusahaannya bernilai $900 juta (Rp 13,13 triliun) dalam kurun waktu dua tahun.

Ia membangun kerajaan bisnis di bidang kosmetik. Kylie Cosmetics. Di saat usianya baru 19 tahun. Perusahaannya itu berhasil meraih sukses sejak hari pertama diluncurkan.

Kylie memulai penjualan lip kit (set lipstick dan lipliner) yang habis terjual secara online hanya dalam 15 menit. Kini, ia telah menjual berbagai produk makeup yang selalu laris terjual.

“Lip Kits saya dimulai dengan obsesi saya terhadap make-up, khususnya bibir dan bagaimana saya menggunakan rasa tidak aman dengan bibir saya dan mengubahnya menjadi bisnis,” kata Jenner.

Seperti diketahui, Kylie menjadi wanita yang memiliki bibir paling tipis diantara anggota keluarganya. Hal itu membuatnya merasa tidak nyaman dan selalu mengakali penampilannya untuk membuat bibirnya menjadi jauh lebih menarik. Ia pun melakukan suntik filler dan mengaplikasikan berbagagai pewarna bibir yang membuat penggemar merasa tertarik untuk mengikutinya.

Baca juga: Kylie Jenner Hiasi Cover Vogue Australia Promosikan Cantik Natural

Itulah yang kemudian menjadi ide baginya menjalankan bisnis kosmetik.

“Sesuatu yang saya terobsesi adalah bibir dan lipstik, dan apa yang saya rasakan ketika menggunakan lipstick. Saya mencintai (ukuran) bibir yang lebih besar, dan saya menjadi terobsesi. Sampai hari ini, saya tidak bisa meninggalkan rumah tanpa lipstick. Jadi, saya (saat itu) berpikir saya terobsesi dengan make-up dan menonton tutorialnya dan itulah bagaimana Kylie Cosmetics dimulai,” cerita ibu satu anak ini.

Baca juga: Rahasia Kylie Jenner Sukses Bangun Kerajaan Bisnis di Usia Muda

Kylie memang terbukti pintar memanfaatkan posisinya sebagai influencer. Dimana setiap postingannya dapat membuat para penggemar ingin mengikuti apa yang dikenakannya dan bagaimana penampilannya. Ia juga sering berinteraksi dengan penggemar dan mendengarkan saran dan pendapat mereka. Itulah yang membuat Kylie Cosmetic selalu habis terjual.

“Saya memiliki hubungan yang sangat baik dengan penggemar saya, dan saya merasa seperti saya (terhubung) sangat pribadi dengan mereka, dan saya membiarkan mereka mengetahui semuanya. Saya pikir mereka melihat lipstik itu, bagi saya, adalah sesuatu yang benar-benar asli. Jadi itu berhasil,” ujarnya.

Ia juga mengaku mendapatkan banyak pelajaran baru dengan terjun ke bisnis ini.

“Saya pikir saya telah belajar banyak tentang dunia kecantikan yang tidak pernah saya ketahui. Sejujurnya, saya tidak pernah tahu tentang perbedaan antara top glass dan shiny, dan saya baru saja belajar banyak tentang dunia itu. Tetapi untuk bisnis, saya paham bahwa kesalahan akan terjadi, dan lakukan saja yang terbaik. Kebanyakan (kendala) di luar kendali Anda dengan menciptakan bisnis baru, jadi lakukan saja yang terbaik dengan memiliki layanan customes service yang terbaik,” bebernya.

Selain itu, meski nilai perusahaannya terus menanjak,  namun Kylie Cosmetics masih belum memiliki toko. Ia pun berencana agar produknya ini bisa mendunia dan akhirnya memiliki toko permanen.

“Tujuan saya dengan Kylie Cosmetics adalah untuk akhirnya menjadi brand yang mendunia dan memiliki banyak toko,” pungkasnya.