Ratna Sarumpaet saat ditahan pihak Kejaksaan. Foto: Dok Rayapos

@Rayapos | Jakarta – Ratna Sarumpaet tak pernah dijenguk tokoh-tokoh dari Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Kini Ratna justru dipuji Jokowi.

Jokowi saat mendapat dukungan dari Koalisi Alumni Diponegoro di kawasan Kota Lama Semarang, Jawa Tengah, Minggu (3/2/2019) mengatakan:

“Saya acungi jempol ke Mbak Ratna. Tapi yang nggak benar itu yang ngabarin digebukkin, itu nggak benar. Maunya apa? Maunya nuduh kita kriminalisasi? Tapi masyarakat kita sudah cerdas dan pintar-pintar.”

Ratna Sarumpaet pernah terdaftar sebagai salah satu juru kampanye nasional pasangan Prabowo-Sandiaga.

Tapi setelah kasus hoax yang menyeretnya ke tahanan, Ratna dicopot dari jabatannya. Bahkan, dia juga belum pernah ditemui kubu Prabowo.

Apa kata Anggota Dewan Pengarah BPN Prabowo – Sandiaga, Fadli Zon?

“Memang nggak ada niat (menjenguk) sih. Kami nih kan keki, jengkel sekali merasa dibohongi kok,” kata Fadli Zon kepada wartawan di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (1/2/2019).

Kasus Ratna bermula saat isu dirinya dianiaya mencuat ke publik. Dia lalu bertemu dengan Fadli Zon sebelum kemudian bertemu dengan Prabowo Subianto.

Usai bertemu Ratna, Prabowo kemudian menggelar jumpa pers membela sosok yang dikenal sebagai aktivis dan seniman itu.

Keesokan paginya, polisi mendapatkan data berbeda dari pengakuan Ratna.

Jika sebelumnya Ratna mengaku dianiaya di Bandung pada 21 September 2018, rupanya menurut data yang dihimpun polisi Ratna sedang menjalani operasi plastik di salah satu klinik di Jakarta.

Setelah polisi mengungkap temuan itu, Ratna akhirnya membuat pengakuan. Dia mengaku telah mengarang kebohongan.

Ratna ditahan sejak 4 Oktober 2018 setelah sehari sebelumnya dia membuat pengakuan telah membuat kebohongan. Dia ditangkap pada malam hari ketika hendak terbang menuju Chile.

Setelah masa penahanan di Polda Metro Jaya hampir habis, Ratna kemudian dilimpahkan ke Kejari.
Kini Ratna menjadi tahanan kejaksaan, namun tetap saja belum dibesuk oleh tim sukses Prabowo-Sandiaga.

“Pada prinsipnya timses itu nggak ada, tidak ada yang menjenguk,” kata Insank kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (31/1/2019). (*)

Baca Juga:

813 Warga DKI Kena DBD Sepanjang Januari 2019

BAGIKAN