Ratusan pendukung Prabowo-Sandiaga di depan Gedung KPU Jakarta

@Rayapos | Jakarta – Ratusan pendukung Prabowo-Sandiaga tertahan di depan kantor KPU Republik Indonesia Jakarta Pusat, Jumat (10/9/2018). Alasannya KPU hanya membolehkan masuk pengantar yang memiliki Id Card berlebel ‘Pendaftaran Tim Pendukung Bakal Pasangan Calon’ yang diberikan dari KPU RI.

Padahal para relawan yang ingin mengantarkan Prabowo dan Sandiaga untuk mendaftarkan diri sebagai Capres-Cawapres, 2019-2024 di kantor KPU Republik Indonesia.

Ratusan massa pendukung Prabowo Subianto mencoba merangsek menerobos pengamanan yang telah disiapkan aparat keamanan dari pasukan Bromob.

Baca juga:

Parpol Pendukung Jokowi-Ma’ruf Bentuk Soliditas Pemenangan

Sejak 9 Agustus Sandiaga Uno Sudah Bukan Wagub DKI Jakarta

Ma’ruf Akankah Tetap Bersarung ke Istana?

Dorong mendorong hampir saja memicu kericuhan hantaran puluhan pasukan Brimob enggan membuka jalur untuk masuk bagi pendiking atau masyarakat yang tidak memkliko Id Card.

“Kami mohon tertib, kami akan memberikan masuk bagi yang memiliki ID Card selebihnya tidak, ” Kata salah satu petugas dari Brimob mengimbau.

Setelah upaya penertiban dilakukan kedua belah pihak antara pasukan Brimob dan pengawal pasangan Prabowo Sandiaga akhirnya suasana kembali kondusif.

Saat ini ratusan relawan pendukung Prabowo Sandiaga masih menunggu di Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat sambil memutar lagu 2019 ganti presiden. Di lajur sebelah kiri Jalan Imam Bonjol, yang sudah disiapkan aparat keamanan bagi masyarakat atau pendukung yang tidak memiliki id card.