Realisasi Investasi di Bantul Rp1,1 Triliun

rayapos.com - investasi sebesar 10 persen
Ilustrasi investasi (Foto: Istimewa)

@Rayapos | Bantul: Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mencatat realisasi investasi di daerah ini hingga triwulan empat 2016 mencapai sebesar Rp1,1 triliun.

“Realisasi investasi pada 2016 ini yang tercatat dalam Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) yang disampaikan melalui situs online,” kata Kepala Bidang Penananam Modal Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Bantul, Noviari Nurmades di Bantul, Rabu(25/1).

Menurut dia, realisasi investasi yang sebesar Rp1,1 triliun tersebut meliputi nilai investasi penanaman modal dalam negeri (PMDN) sebesar Rp564,6 miliar dan investasi penanaman modal asing (PMA) sebesar Rp550,7 miliar.

“Sedangkan jumlah perusahaan PMDN dan PMA di Bantul sebanyak 28 perusahaan dengan 42 proyek, yang meliputi lima proyek PMDN dan 37 proyek PMA,” katanya.

Menurut dia, realisasi investasi tersebut mengalami pertumbuhan nilai sebanyak 14,60 persen dari tahun sebelumnya atau sebesar Rp142,1 miliar, sebab pada 2015 realisasi investasinya sebesar Rp973,2 miliar.

“Realisasi investasi baik PMDN maupun PMA di Bantul terus mengalami pertumbuhan setiap tahun. Pertumbuhan nilai tertinggi dari 2012 ke 2013, dari Rp423,3 miliar (2012) menjadi Rp745,7 miliar (2013) atau sebesar 76 persen,” katanya.

Menurut dia, investor asing yang menanamkan modalnya di Bantul berasal dari berbagai negara di benua Eropa misalnya Belanda, kemudian dari Asia seperti Tiongkok. Sementara investor dalam negeri dari berbagai kota di Indonesia.

“Sebagian besar industri bergerak di sektor kerajinan, furniture, garmen. Dan yang paling banyak menyerap tenaga kerja dari industri garmen dengan jumlah karyawan sampai ribuan,” katanya.[ant]

Comments

comments