Pakan Ternak (Foto : Ilustrasi)

@Rayapos | Jakarta – Guru Besar Bidang Biokimia Nutrisi dari Fakultas Peternakan (Fapet) Universitas Gadjah Mada (UGM) Prof. Lies Mira Yusiati menyatakan rekayasa pakan ternak secara signifikan memengaruhi tingkat produktivitas manusia.

“Pakan yang dikonsumsi ternak secara signifikan terbukti dapat memperbaiki kualitas produk asal ternak yang akhirnya memengaruhi produktivitas manusia,” ujar Lies dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Senin (25/12/2017).

Lies yang berbicara pada sebuah diskusi tahun bertajuk Nutrisi dan Produktivitas Masyarakat Indonesia, di Kampus Fapet, UGM, Yogyakarta, Sabtu (23/12/2017) pekan lalu, menjelaskan, ternak yang mengkonsumsi pakan bergizi akan menghasilkan produk-produk yang bergizi pula, seperti daging dan susu yang bergizi. Karena itu, peningkatan nilai nutrisi bahan pakan untuk memenuhi kebutuhan nutrient termasuk kebutuhan protein untuk ternak, mutlak diwujudkan.

Lies menerangkan, kualitas pakan yang dikonsumsi ternak berdampak nyata bagi kualitas protein produk asal ternak yang diperlukan manusia. Upaya tersebut dinilai mampu meningkatkan produktivitas kerja masyarakat Indonesia menghadapi daya saing global.

”Kualitas protein diukur dari kesesuaian proporsi asam amino esensial dalam bahan pangan dengan proporsi asam amino yang diperlukan untuk pemenuhan nutrient bagi tubuh,” terang dia.

Protein itu, katanya, diperlukan manusia sebagai sumber asam amino untuk sintesis protein tubuh dan sumber nitrogen bagi sintesis senyawa nitrogen yang lain seperti asam nukleat dan hormon. Karena itu, produk hewani memang diperlukan sebagai sumber protein bagi manusia.

”Namun ternyata, konsumsi protein masyarakat di Indonesia sangat rendah yaitu sekitar 56gram/orang/hari. Bahkan jika dibandingkan pada kawasan Asean pun, angka ini masih tergolong sangat rendah,” ucap Lies.

Comments

comments