Rekonstruksi pembunuhan Rina (FOTO: RAYAPOS/ANDREW TITO)

@Rayapos | Jakarta – Polres Metro Jakarta Barat, menggelar rekontruksi kasus pembunuhan terhadap gadis cantik Rina Casrina (21). Ia dibunuh oleh kekasihnya, Aris (31) di sebuah gudang kayu di Jalan Meruya ilir, Kembangan, Jakarta Barat, Kamis (19/7/2018).

Dalam rekontruksi tersebut, korban diketahui tewas usai dicekik untuk yang kedua kalinya. Kanit Krimum Polres Metro Jakarta Barat, AKP Rulian mengatakan rekontruksi berjalan lancara dengan 11 adegan yang ada.

Sementara korban berhasil dibunuh pelaku pada saat adegan ke-8 dimana korban di cekik, kepala dibenturkan dan leher diinjak hingga tewas seketika.

“Korban meninggal di adegan ke-8. Di lorong itu korban dicekik oleh tersangka. Kemudian korban terjatuh, namun korban sempat teriak. Karena teriakan korban membuat pelaku untuk mencekik kembali dan membuat korban tidak bergerak. Setelah korban dipastikan mati, korban kemudian digotong oleh tersangka ke gudang kosong. Kemudian tersangka meninggalkan korban,” ujar Rulian di lokasi rekontruksi Pembunuhan, Kamis (19/7/2018).

Baca juga:

Survei LIPI: Elektabilitas PDIP Tertinggi, Golkar Kedua, Gerindra Ketiga

Pria Menyukai Bokong Wanita? Ini Penjelasannya

Sementara, sebelum meninggalkan korban yang sudah tidak bergerak, pelaku memastikan kembali korban sudah tidak bernyawa dengan menginjak bagian leger korban, selanjutnya jasad korban ditutupi dengan terpal yang ada di gudang kayu tersebut.

“Pada saat di dalam gudang, setelah digotong tersangka sempat menginjak korban satu kali untuk memastikan korban telah tewas. Kemudian setelah dipastikan tidak bernyawa, korban ditutup dengan terpal dan selimut yang ada di dalam,” ujar Rulian.

Polisi menyebutkan motif pembunuhan pasangan kekasih tersebut lantaran sang pelaku sakit hati dengan korban yang ingin mengakhiri hubungan asmaranya dengan pelaku, pelaku yang tidak ingin kehlangan kekasihnya tersebut gelap mata dengan melakukan pembunuhan.

“Motifnya asmara. Karena ada rasa sakit hati pada korban,” kata Rulian.

Di sisi lain, Ahmad (21) pertugas minimarket Alfamart yang berada tepat disisi kanan lokasi pembunuhan mengaku kenal dengan pasangan kekasih tersebut, baik dengab yang pria dan wanitanya, ahmad mengatakan keduanya sering terlihat mesra.

“Beberapa hari sebelum ada ditemukan mayatnya, saya liat yang cewe (korban) sama cowonya itu (pelaku) mesra bang, sering bolak balik belanjan ke sini, beli cemilan” ujar Ahmad.

Di tambahkan, Ahmad, pelaku Aris sudah tinggal lama sekitar satu tahun di sekitar lokasi kejadian dengan bekerja sebagai kenek kuli bangunan, selama tinggal di kawasan tersebut, banyak warga yang mengenal baik Aris dan tidak menyangkap Aris tega melakukan hal keji.

“(Pelaku) orangnya ramah, banyak yang kenal dan tapi kok ga ngangka aja dia tega bunuh pacarnya” ujar Ahmad.