Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno (FOTO: RAYAPOS/KEMAL MAULANA)

@Rayapos | Jakarta – Sejumlah relawan mulai terbentuk menjelang Pemilihan Presiden 2019. Salah satunya pembentukan Rumah SandiUno Indonesia (RSI) yang berisi sejumlah aktivis dan elemen masyarakat lintas partai.

Elemen ini terlihat sangat aktif deklarasi di sejumlah daerah mendukung pasangan nomor urut 02, hingga terbentuk di 17 provinsi dalam kurun waktu dua bulan.

Baca juga:

Diperiksa Polisi, Ahmad Dhani Pakai Kaos Tauhid, Alasannya Unik

Dishub DKI Bakal Tertibkan Pemasangan Stiker Caleg Di Kaca Angkot

Ketua RSI Sanny Irsan menjelaskan, RSI merupakan bagian dari tim kampanye nasional yang tidak terkait dengan partai koalisi pendukung Prabowo-Sandi. Sebab RSI muncul untuk menjaring pemilih dari lintas partai dan semua elemen masyarakat.

“Setelah dua bulan ini, RSI malah menjadi rumah untuk semua, bahkan di beberapa daerah itu, banyak juga orang-orang dari pengurus partai non koalis ikut di RSI, bergabung bersama kami, seperti caleg-caleg dari partai pendukung Jokowi,” kata Sanny kepada Rayapos, Rabu malam (24/10/2018).

Kendati begitu, dia menjelaskan RSI tidak memiliki perbedaan dengan elemen pendukung Prabowo-Sandi lainnya.

Menurutnya yang menjadi perbedaan adalah segmentasi pengumpulan suara untuk nomor urut dua. RSI hanya berkonsentrasi dengan kelompok milenial, emak-emak dan isu ekonomi yang digagas Sandiaga Uno seperti OK OCE Nasional dan Sandinomic.

“Target kita itu, berbeda dengan relawan lain, kami hanya memperkuat program yang berkaitan dengan Trade Mark Sandiaga, seperti OK OCE Nasional, Sandinomic dua program ekonomi Sandi ini yang kita bawa, juga emak-emak dan milenial,” ungkapnya.

Lanjut Sanny mengatakan, selain relawan RSI juga merupakan gerakan partisipasi kolaborasi pendukung Sandiaga yang bergerak secara mandiri.

Dia mengklaim gerakan RSI hingga ke daerah, bergerak secara mandiri tanpa adanya mobilisasi.

“Jadi di sini, tidak ada mobilisasi di RSI, tidak ada kita mengajak, kami tidak pernah memberikan di daerah, justru mereka yang bergerak mandiri organik, mereka membiayai sendiri, datang sendiri,” klaimnya.

Ketika ditanya kenapa hanya mengkampanyekan sosok Sandiaga Uno tanpa Prabowo Subianto didalamnya, diplomatis dia menjawab hal itu merupakan bagian dari tugas masing-masing elemen pendukung.

Menurutnya semua punya peran masing-masing, terlebih visi-misi pasangan Prabowo-Sandi secara global sudah dibawa oleh elemen lain dan Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandiaga Uno.

“Bukan gap ya, bukan, kita ini ingin lebih condong apa yang dibawa Bang Sandi, bisa sampai lewat sosialisasi paling bawah, visi misi secara global pasti ada, tapi itu bagian elemen lain lah, toh pemilih bang Sandi kan pemilih Prabowo juga,” tandasnya.

BAGIKAN