Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan

@Rayapos | Jakarta – Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan resmi ditahan penyidik KPK. Politikus PAN itu ditahan usai menjalani pemeriksaan perdana sebagai tersangka kasus dugaan suap pengurusan Dana Alokasi Khusus untuk Kabupaten Kebumen.

Taufik Kurniawan menyelesaikan pemeriksaan pada sekitar pukul 18.23 WIB dengan dikawal oleh sejumlah petugas KPK. Ia tampak sudah mengenakan rompi tahanan yang berwarna oranye.

Ia langsung digiring untuk masuk ke dalam mobil tahanan yang membawanya ke rutan.

Baca juga:

Viral Video Pidato Prabowo: Tampang ‘Boyolali’ Tak Bisa Masuk Hotel Mewah

Fahri Hamzah Minta Prabowo Mundur, Begini Respon Gerindra

Saat ditanya wartawan, Taufik hanya bicara soal rekayasa manusia dan Allah SWT.

“Hanya satu hal, secanggih-canggihnya rekayasa manusia, rekayasa milik Allah paling sempurna,” kata Taufik saat ditahan di KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (2/11/2018).

Namun, Taufik enggan menjelaskan. “Itu dicerna sendiri,” imbuhnya.

Taufik ditahan untuk 20 hari pertama di Rutan KPK. Taufik sebelumnya 2 kali absen saat dipanggil KPK pada 25 Oktober 2018 dan 1 November 2018. Untuk panggilan 1 November kemarin, Taufik disebut sedang berada di daerah pemilihan karena masa reses DPR.

KPK menjerat Taufik sebagai tersangka karena diduga menerima duit Rp 3,65 miliar dari Yahya Fuad. Uang itu diduga terkait dengan perolehan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik pada APBN-P 2016. Sprindik Taufik sendiri sudah terbit pada 18 Oktober 2018.

“Setelah pelantikan (sebagai Bupati Kebumen), MYF (Muhamad Yahya Fuad) diduga melakukan pendekatan kepada sejumlah pihak, termasuk anggota DPR, salah satunya TK (Taufik Kurniawan),” ucap Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (30/10).

Basaria menyebut Taufik diduga dianggap mewakili Dapil Jawa Tengah. Saat itu rencana alokasi DAK sekitar Rp 100 miliar.