Ribuan Hektare Tanaman Padi Terancam Gagal Panen

rayapos.com - program on farm - Panen Raya - Bekasi
Sejumlah petani sedang memanen padi (Foto: rayapos.com)

@Rayapos | Balangan: Sekitar 1.339,92 hektare tanaman padi di Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan, terancam gagal panen karena terendam banjir akibat meluapnya aliran sungai di daerah itu.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Balangan, Tuhalus, di Paringin, Selasa, mengatakan tanaman padi dan produk holtikultura yang digenangi air melanda sejumlah kecamatan di Kabupaten Balangan itu.

“Jika kondisi ini terus bertahan setidaknya hingga tiga hari ke depan diyakini tanaman padi dan jenis sayuran berada pada kiri dan kanan aliran sungai itu, sebagian pada rusak dan taak mungkin dipanen,” katanya.

Banjir di “Bumi Sanggam” terjadi sejak 26 Januari 2017, hingga kini kedalaman air masih turun naik. Tanaman padi rata-rata memasuki usia dua hingga tiga bulan.

“jika air sudah benar-benar surut, sebagian warga berencana untuk segera memanen lebih cepat,” katanya.

Ia mengatakan guna mencegah turunya produksi padi akibat gagal panen atau puso, pengadaan benih dipesan lebih awal agar lahan kembali bisa ditanami, sesaat setelah air surut.

“Biasanya, dalam kondisi normal dan sesuai jadwal, pemesanan benih padi dilakukan pada April,” katanya.

Lahan pertanian yang terendam banjir akibat luapan Sungai Batang Balangan meliputi wilayah Kecamatan Halong seluas 255,92 hektare, Kecamatan Juai seluas 1.083 hektare, dan Kecamatan Paringin dan Kecamatan Lampihong, belum terdata luasannya.

Sedangkan tanaman holtikultura seperti cabai seluas dua hektare dan tomat seluas satu hektare di Kecamatan Juai. [ant]

Comments

comments