Cewek yang kiri itu robot Dorian Del Isla produksi Lumidolls. Di sebelahnya manusia Sofia Curly. Foto: Private Studio

@Rayapos | Jakarta – Prediksi, bahwa robot seks bisa menggantikan peran manusia, mulai terwujud. Bukan hanya dijadikan koleksi individu, tapi sudah menggantikan bintang film porno.

Teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence – AI) membuat robot seks memiliki kemampuan-kemampuan yang mendekati realistis.

Walau tentunya masih jauh untuk dikatakan sudah sangat mirip manusia.

Robot seks kini bisa bergerak dan berinteraksi dengan penggunanya. Dan meningkatnya kemampuan robot seks ini membuatnya mulai dilirik dalam industri film porno.

Baru-baru ini, studio film bernama Private berkolaborasi dengan perusahaan Lumidolls, yakni perusahaan yang mengoperasikan rumah bordil robot seks di Barcelona dan Moskow.

Kolaborasi ini dilakukan untuk menciptakan sebuah film porno berdurasi 28 menit yang dibintangi robot seks dari Lumidolls.

Dalam film tersebut, si robot seks ditemani bintang porno profesional (manusia), seperti Sofia Curly dan Dorian Del Isla.

Dilansir Daily Star, film ini bercerita tentang bagaimana seorang pria terciduk oleh kekasihnya sedang berhubungan intim dengan robot seks.

“Ini terlihat agak kagok tapi menyenangkan untuk dilakukan. Para pemain merasa senang,” ujar Patrick Garcia, Head of Development di studio Private, kepada Daily Star.

Garcia mengatakan, robot nantinya bisa mengambil peran besar dalam produksi konten dengan biaya yang efektif dan sesuai minat banyak orang.

Menurutnya, penonton bisa menyaksikan konten yang dirancang sesuai dengan keinginan mereka berkat kemampuan robot.

“Teknologi adalah teman baik dari kepuasan,” ungkapnya.

Robot seks sudah secanggih ini. Foto: AFP
Robot seks sudah secanggih ini. Foto: AFP

Sementara itu, bintang film porno yang ‘asli’, Sofia Curly, mengaku bekerja dengan sebuah boneka rasanya seperti melihat masa depan.

“Saya tidak melihat jika robot seks tidak akan populer. Orang-orang akan menyukainya dalam film. Ini akan menjadi sesuatu yang besar,” ucap Curly.

Baca Juga:

Gilas Schalke, Manchester City Melaju ke Perempat Final

Wijaya Saputra Klarifikasi Hubungan dengam Gisella: Hanya Teman

Perkembangan Robot Seks

Robot seks terus meningkat kepopulerannya. Sebut saja Harmony, robot seks yang memiliki kemampuan khusus berkat teknologi AI.

CEO Realbotix sekaligus pencipta Harmony, Matt McMullen, ingin memasukkan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang canggih di dalam Harmony untuk pengalaman berhubungan seksual sesuai dengan fantasi laki-laki.

Ahli robotika Joe Snell sebelumnya pernah mengungkapkan kekhawatiran yang sama dengan Birchard.

Ia mengatakan, robot seks bisa menjadi kecanduan yang baru jika produknya sudah semakin mudah untuk didapatkan.

Pendapat ini ia paparkan berdasarkan kemampuan robot seks yang bisa diatur sesuai keinginan si pemiliknya. Sehingga bisa saja memberikan pengalaman seksual yang lebih baik dari manusia.

Bahkan, McMullen memiliki ambisi untuk menggantikan peran manusia dengan robot buatannya.

Sorot mata robot seks sudah seperti ini. Foto: Doll Robotics
Sorot mata robot seks sudah seperti ini. Foto: Doll Robotics

Namun, beberapa riset terbaru yang telah dipublikasikan menunjukkan, jika sering bercinta dengan robot seks bisa memberikan dampak negatif bagi manusia.

Riset tersebut tidak terlalu detil. Tapi, mungkin yang dimaksudkan adalah, pengguna robot seks akan terbiasa dengan robot. Sehingga ogah dengan manusia lagi. (*)

BAGIKAN